Gelagat Pria Bermasker Tinggalkan Jasad Ruly dalam Mobil di Parkiran Bandara Juanda, Kabur Naik Ini
Musahadah June 25, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Terungkap gelagat pria bermasker yang membawa jasad Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50) dalam mobil dinas, masuk ke area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo pada Sabtu (20/6/2026).

Pria bermasker ini terungkap dalam rekaman CCTV loket masuk parkir bandara pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Tak ada orang lain di mobil dinas itu, selain almarhumah Ruly dan pria bermasker yang duduk di belakang kemudi. 

Kuasa hukum keluarga Ruly, Risang Bima Wijaya mengungkap ciri-ciri pria bermasker putih itu memakai kacamata minus, rambut rapi tipis kanan-kiri, kulit putih, dan mengenakan arloji pada pergelangan tangan kiri.

Rekaman CCTV itu juga menampilkan sosok pria bermasker ini ke luar mobil seorang diri, lalu pindah ke kendaraan lain.  

Baca juga: Pesan Terakhir Ruly Sebelum Ditemukan Tewas dalam Mobil di Bandara Juanda, Keluarga Bantah Hamil

"Orang itu berpindah ke kendaraan lain, kendaraan umum. Ke mana pria itu pergi, saat ini masih ditelusuri. Mudah-mudahan perkara ini lekas terungkap," kata Risang. 

Risang memastikan pihak keluarga tidak mengenal sosok pria bermasker tersebut.  

"Karena sebetulnya, meski wajahnya ditutupi masker sudah bisa diketahui. Tapi, keluarga tidak mengenal gerak-gerik pria di CCTV, tidak kenal," papar Risang. 

Dugaan Korban Tindak Pidana

Dugaan adanya tindak pidana di balik tewasnya Ruly Yunis Setawati, kini semakin kuat. 

Hal ini setelah hasil visum terhadap perempuan 50 tahun itu ditemukan luka robek pada telinga kiri yang diduga akibat benturan atau kekerasan benda tumpul.

Selain itu, visum yang dilakukan tim forensik rumah sakit Bhayangkara di Porong, Sidoarjo tersebut juga menemukan pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata korban.  

Sedangkan terkait kondisi perut korban yang membesar, diduga akibat proses pembusukan jenazah.

Karena dari hasil pemeriksaan memang seluruh organ tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

“Perut yang membesar itu bukan karena kehamilan. Tapi akibat proses pembusukan pada jenazah,” kata Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, Kamis (25/6/2026).

Dari hasil visum yang dilakukan tim forensik, diduga saat ditemukan itu korban sudah meninggal sekira dua sampai tiga hari.

Hal ini yang membuat tubuhnya sudah membengkak alias mengalami pembusukan hingga mengeluarkan bau tidak sedap. 

Hal ini menguatkan dugaan korban sudah meninggal saat dibawa masuk ke area parkir Bandara Juanda. 

Sebelumnya, mobil dinas terekam CCTV loket masuk parkir bandara pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB, sementara jenazah Ruly baru ditemukan pada Rabu (24/6/2026). 

Fakta ini juga sesuai dengan prediksi kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya.

Sebelumnya Risang menyebut kemungkinan RYlu sudah meninggal di luar lalu dibuang ke bandara Juanda.  

Risang juga membeberkan dua kemungkinan atas peristiwa meninggalnya ibu Ruly dalam mobil dinas operasional PRKP Pemkab Bangkalan.

Pertama, kematian wajar bisa dimungkinan dengan serangan jantung dan meninggal dunia.

Kemungkinan kedua, lanjut Risang, ada suatu hal dengan kematian tidak wajar seperti dibunuh atau seperti apa dan dibuang di Bandara Juanda.  

"Tetapi kalau persitiwa pidana sudah pasti ada karena orang yang menyetir almaruhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda. Mobil masuk bandara pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban meninggal dunia di luar, jadi ke bandara hanya untuk dibuang," beber Risang.  

Untuk keperluan penyelidikan, sejumlah barang milik Ruly telah disita pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Mulai dari KTP, handphone, dompet, hingga gambar CCTV sudah berada di pihak penyidik.  

"Barang yang tidak ditemukan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil, adalah gelang dan kalung, tidak ada di leher dan lengan tangan. Bisa jadi itu sudah dimasukkan tas," pungkasnya. 

Pesan Terakhir Korban ke Anaknya

PESAN TERAKHIR   Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), berpesan ke anaknya sebelum jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas M 1090 GP yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo. 
PESAN TERAKHIR Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), berpesan ke anaknya sebelum jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas M 1090 GP yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo.  (Surya.co.id/Ahmad Faisol)

Terungkap pesan terakhir Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), sebelum jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas M 1090 GP yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo. 

Pesan terakhir itu diucapkan kepada anak semata wayangnya saat komunikasi via video call pada Kamis (18/6/202). 

Ceritanya, pada Kamis pagi, Ruly beraktivitas seperti biasanya. 

Dia berangkat kerja dari rumah ke kantor Dinas PRKP di komplek perkantoran Pemda Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta, yang hanya berjarak lima menit. 

Karena sudah aktivitas rutin, dia tidak pamit kepada anggota keluarganya.

Baca juga: 3 Kejanggalan Tewasnya Ruly ASN Bangkalan di Dalam Mobil Bandara Juanda, Chat hingga Perhiasan Raib

"Kamis (18/6/2026) jam 10 pagi keluar rumah, tidak pamit, keluar saja dan dianggap kerja seperti biasanya," ungkap Risang Bima Wijaya, kuasa hukum keluarga saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026). 

Baru, pada Kamis malam, Ruly menghubungi anak semata wayangnya untuk pamit ada urusan di Malang. 

Bahkan saat itu dia sempat share loc di sebuah toko buah di Pujon, Kabupaten Malang. 

Kepada anak lelaki yang sudah menapaki semester IV pendidikan tinggi, almarhumah Ruly disebut Risang berpesan agar sementara tinggal sementara bersama neneknya. 

"Mereka tinggal berdua di Perumahan Lavender, almarhumah bilang akan kembali dari Malang pada Sabtu," ungkap Risang. 

Ruly kemudian menghubungi adiknya melalui video call pada malam Sabtu, membahas urusan pakaian untuk keperluan wisuda adiknya. 

Itu lah komunikasi terakhir Ruly dengan keluarganya sebelum dinyatakan hilang dan akhirnya jasadnya ditemukan di dalam mobil yang terparkirdi Bandara Juanda, Sidoarjo. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.