Pemkab Pasuruan Bangun Kaderisasi Sepak Bola Lewat Liga Piala Bupati Antar Pelajar SMP
Haorrahman June 25, 2026 08:53 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pemkab Pasuruan terus memperkuat pembinaan olahraga usia dini, khususnya sepak bola, melalui penyelenggaraan Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan 2026 tingkat SMP sederajat.

Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antarpelajar, tetapi juga diproyeksikan sebagai wadah kaderisasi untuk menjaring bibit-bibit pesepak bola muda asli Kabupaten Pasuruan.

Kompetisi yang berlangsung selama beberapa pekan tersebut resmi berakhir dengan Kecamatan Gempol keluar sebagai juara pertama.

Pada partai final, tim Gempol sukses menundukkan Kecamatan Pandaan melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.

Sementara posisi juara kedua diraih Kecamatan Pandaan, sedangkan juara ketiga bersama ditempati Kecamatan Lekok dan Kecamatan Nguling.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta selama kompetisi berlangsung.

Baca juga: Tekuk Persipani 2-0, Pasuruan United Lolos 8 Besar dan Tutup Asa Persepam

Menurutnya, Liga Piala Bupati tingkat SMP merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun fondasi sepak bola Kabupaten Pasuruan yang kuat dan berkelanjutan.

“Selamat kepada para juara. Yang belum berhasil meraih gelar jangan berkecil hati. Teruslah berlatih karena kompetisi ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagian dari proses pembinaan atlet sepak bola masa depan Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi itu menegaskan, kompetisi sepak bola usia pelajar akan terus digelar secara rutin sebagai sarana pencarian bakat sekaligus regenerasi pemain daerah.

Menurutnya, keberadaan kompetisi berjenjang menjadi kebutuhan penting agar Kabupaten Pasuruan memiliki stok pemain berkualitas yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Tahun depan Insya Allah akan kita selenggarakan lagi. Liga ini menjadi bagian dari kaderisasi atlet sepak bola. Dari sinilah kita mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya bisa berkembang menjadi pemain profesional,” ujarnya.

Mas Rusdi menjelaskan, para pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol selama kompetisi akan menjadi perhatian tim pembinaan dan pemantau bakat.

Mereka nantinya berpeluang mengikuti pembinaan lanjutan hingga tampil pada level kompetisi yang lebih tinggi.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Roadshow Sertifikasi Halal Gratis, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Ia bahkan membuka peluang bagi para pemain muda tersebut untuk memperkuat Pasuruan United dan Persekabpas ketika telah memenuhi syarat usia dan kemampuan.

“Adik-adik terus berlatih dan berkarya. Kalau kemampuan terus berkembang dan usia sudah cukup, kalian bisa mengikuti kompetisi yang lebih tinggi. Tidak menutup kemungkinan suatu saat menjadi bagian dari Pasuruan United atau Persekabpas,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rusdi juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan sepak bola Kabupaten Pasuruan.

Ia berharap Pasuruan United mampu terus meningkatkan prestasi dan naik ke kasta kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Persekabpas.

Namun, menurutnya, keberhasilan sebuah klub tidak bisa dilepaskan dari kuatnya pembinaan usia muda yang dilakukan secara konsisten.

“Kita ingin membangun pondasi sepak bola Kabupaten Pasuruan yang berjenjang. Harapannya nanti lahir tim yang kuat dan disegani dengan pemain-pemain yang berasal dari putra daerah sendiri,” katanya.

Melalui kompetisi antar pelajar SMP ini, Pemkab Pasuruan berharap proses pembinaan tidak berhenti pada level sekolah semata, tetapi menjadi mata rantai awal lahirnya generasi baru pesepak bola yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.