TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Sugiono, sangat mendukung komitmen penuh Presiden Prabowo terhadap pembinaan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) atlet nasional secara multiyears dan jangka panjang. Hal itu menurutnya akan sangat membantu pencak silat semakin mendunia dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di kancah internasional.
"PB IPSI menyambut baik dan mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan dan jangka panjang," ujarnya di Jakarta, Minggu (21/6).
"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, PB IPSI, para pendekar, pelatih, atlet, akademisi, diaspora, serta komunitas pencak silat baik di dalam maupun luar negeri, kami optimistis pencak silat akan semakin mendunia dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di kancah internasional," imbuhnya.
Kebijakan ini lanjutnya, menunjukkan keseriusan negara dalam membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur, konsisten, dan berkesinambungan guna melahirkan prestasi olahraga Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat dunia.
"Kami berharap semangat yang terus dibangun Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan olahraga nasional dapat semakin memperkuat upaya internasionalisasi pencak silat," tutur Sugiono, yang juga Menteri Luar Negeri RI ini.
"Selain penguatan pembinaan atlet melalui program pelatnas yang berkelanjutan, diperlukan pula langkah-langkah strategis yang mampu memperluas eksistensi pencak silat di tingkat global, sehingga membuka peluang yang semakin besar bagi pencak silat untuk tampil dalam ajang olahraga dunia, termasuk Olimpiade," urainya.
Baca juga: Dorong Pelatnas Jangka Panjang, Menpora: Tak Mungkin Siapkan Calon Juara Secara Instan
Ketum Sugiono menyebut komitmen konkret Presiden Prabowo merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga, utamanya prestasi pencak silat dari grassroots hingga ke tingkat pusat.
"Bagi pencak silat, keberlanjutan pembinaan merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah terhadap pelatnas multiyears menjadi langkah strategis yang memberikan kepastian program pembinaan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional dari tingkat daerah hingga nasional," tegasnya.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya merupakan cabang olahraga prestasi, tetapi juga warisan budaya bangsa yang telah berkembang dan mendapat perhatian masyarakat internasional. Untuk itu, kolaborasi semua stakeholders terkait sangat diperlukan agar pencak silat mampu meraih prestasinya hingga ke olimpiade.
"PB IPSI siap bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, pemerintah, serta seluruh elemen olahraga nasional untuk mendukung terwujudnya sistem pembinaan yang berkelanjutan demi kemajuan pencak silat di level dunia dan prestasi olahraga Indonesia di masa depan," pungkasnya.(*)
Baca juga: Menpora Erick Thohir Ungkap Target Realistis dan Tantangan Indonesia di Asian Games 2026