Pesan Tegas Walkot Tjhai Chui Mie Kepada Perumda: Tak Boleh Layanan Nunggu Ada Pembayaran
Madrosid June 25, 2026 10:27 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Capacity Building yang digelar di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis 25 Juni 2026.

Menurut Tjhai Chui Mie, pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan dan kualitas layanan, tetapi juga dari komitmen seluruh aparatur dan badan usaha milik daerah dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus memberikan perhatian kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Singkawang agar terus menjaga amanah yang diberikan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan.

Selain memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, Perumda Air Minum juga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang responsif terhadap berbagai keluhan pelanggan, mulai dari pemasangan sambungan baru hingga gangguan distribusi air.

Baca juga: Polres Singkawang Tuan Rumah Audit Kinerja Itwasum Mabes Polri, Perkuat Transparansi dan Pelayanan

"Setiap keluhan masyarakat harus segera ditindaklanjuti, dan tidak boleh ada praktik pelayanan yang baru berjalan setelah ada pembayaran tertentu," tegasnya saat diwawancarai usai kegiatan Capacity Building di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, pada Kamis 25 Juni 2026.

Pelayanan Adil

Menurutnya, pelayanan publik harus diberikan secara adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kemampuan ekonomi.

Seluruh prosedur pelayanan harus berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak boleh dipengaruhi oleh pemberian imbalan dalam bentuk apa pun.

Ia menegaskan apabila pelayanan diberikan karena adanya imbalan atau uang terima kasih, maka tindakan tersebut sudah termasuk dalam kategori gratifikasi yang tidak dapat dibenarkan.

"Namun sejauh ini, berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat, pelayanan Perumda Air Minum Kota Singkawang tidak seperti itu," katanya.

Meski demikian, Tjhai Chui Mie mengingatkan agar komitmen tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan seiring dengan semakin besarnya tuntutan pelayanan publik di Kota Singkawang.

Selain menyoroti aspek pelayanan, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kapasitas penyediaan air bersih di Kota Singkawang. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan kota.

Karena itu, ia mendorong Direktur Perumda Air Minum Kota Singkawang untuk terus melakukan berbagai terobosan, termasuk menjajaki peluang kerja sama dengan investor guna memperkuat infrastruktur dan kapasitas produksi air bersih.

"Maka ia mendorong agar Direktur Perumda Air Minum dapat segera menggandeng investor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Singkawang," ungkapnya.

Tjhai Chui Mie berharap upaya tersebut dapat menghasilkan layanan air bersih yang tidak hanya mencukupi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memiliki kualitas yang lebih baik sesuai standar kesehatan.

"Harapan kami, air bersih yang tersedia nantinya bukan hanya layak untuk mencuci dan memasak, tetapi juga memenuhi standar untuk langsung diminum," ucapnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung perkembangan Kota Singkawang yang terus tumbuh sebagai kota tujuan wisata dan investasi di Kalimantan Barat.

Apalagi, dengan beroperasinya bandara dan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Singkawang, kebutuhan terhadap infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih menjadi semakin penting dan strategis.

Keberadaan layanan air bersih yang memadai dinilai tidak hanya berpengaruh terhadap kenyamanan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor pendukung bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga investasi.

"Karena itu, langkah yang dilakukan Direktur Perumda Air Minum, Bapak Suriadi, merupakan langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi," ujarnya.

Tjhai Chui Mie juga berharap semangat peningkatan kapasitas, integritas, dan pelayanan yang dibangun melalui kegiatan Capacity Building tidak hanya diterapkan di lingkungan Perumda Air Minum, tetapi juga dapat diperluas ke seluruh organisasi perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang semakin profesional.

Ke depan, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kota Singkawang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.