Gadis Remaja Jadi Korban Pencabulan Teman Sesama Jenis, Dipaksa Layani Pelaku di Hotel
Eko Setiawan June 25, 2026 11:07 PM

 

TRIBUNBATAM.id, NGANJUK - Gadis remaja asal Nganjuk menjadi korban kekerasan seksual dari teman sesama jenisnya.

Bahkan pelaku sudah lima kali mencabuli korban di sebuah penginapan. Korban tidak mampu menolak lantaran pelaku selama ini sudah memberikan semua kebutuhan korban.

Dengan semua itu, korban diancam pelaku. Bahkan harus mengikuti semua perbuatan pelaku untuk memuaskan hasratnya.

Cerita ini sebenarnya sudah lama hendak diceritakan korban kepada sang ibu, namun ia belum cukup mempunyai rasa keberanian.

Seorang gadis SM (16) warga Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, diduga jadi korban pencabulan. 

Pencabulan itu diduga dilakukan oleh kenalannya yang sesama jenis. 

Ibu korban, JKS (36) mengatakan sang anak mengenal terduga pelaku sedari 2024.

Kala itu, SM masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

Semenjak itu, terduga pelaku begitu perhatian kepada korban. Misalnya, korban beberapa kali ditraktir dan diberikan barang. 

"Anak saya bilang, dia baik. Bahkan sering dijajanin, dibelikan skincare, dan barang," katanya, Kamis (25/6/2026). 

Setelah sekian lama, gerak-gerik pelaku bikin curiga JKS. Sebab, cara pelaku dinilai tak wajar dalam pertemanan sesama perempuan.

Ia juga sempat mengingatkan anaknya untuk berhati-hati berteman dengan terduga pelaku. 

"Saya sejak awal memang sudah agak curiga. Orang berbuat baik tiba-tiba itu pasti ada maksudnya," paparnya. 

Rasa waswas yang merundung JKS menjadi kenyataan. 

Sang anak curhat kepadanya jika terduga pelaku telah bertindak berlebihan. 

Anaknya diajak terduga pelaku berbuat tak seronok di sebuah penginapan di Kabupaten Nganjuk.

SM sempat menolak ajakan terduga pelaku. 

Namun, lantaran dapat tekanan, korban mengiyakan ajakan terduga pelaku.

"Anak saya mengaku sudah lima kali diajak (tak seronok). Anak saya sudah sempat menolak. Akan tetapi dia memaksa dengan alasan sudah banyak memberi," ungkapnya. 

Sementara, dugaan pelecehan ini telah dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.