TRIBUN-TIMUR.COM - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Sulawesi Selatan (Sulsel) zikir dan doa kebangsaan, Kamis (25/6/2026) malam.
Ini dalam rangka memperingati Haul Bung Karno dan Hari Asyura di Masjid Misbah Shalihin, Jalan Baji Nyawa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dipimpin Ketua Harian DPD Bamusi Sulsel, Ustad Zein Asfar Affandi.
Hadir jajaran pengurus Bamusi Sulsel, jamaah Masjid Misbah Shalihin, serta anggota Majelis Tawassul dan Ratibul Haddad Al Awwabien.
Ketua DPD Bamusi Sulsel, Anzar Zaenal Bate, mengatakan zikir dan doa bersama ini bentuk penghormatan atas jasa-jasa Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan.
Ini juga sekaligus ikhtiar meneladani nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Haul Bung Karno bukan sekadar mengenang sosok pendiri bangsa, tapi juga momentum untuk merefleksikan kembali ajaran dan semangat perjuangannya," katanya.
"Melalui zikir dan doa bersama ini, kami berharap nilai-nilai nasionalisme, persatuan dan kepedulian sosial yang diwariskan Bung Karno terus hidup di tengah masyarakat," Anzar menambahkan.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan Andi Wittiri, menyatakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan Bamusi Sulsel bagian dari ikhtiar merawat spiritualitas kebangsaan dan memperkuat harmoni antara nilai-nilai keislaman dengan kecintaan terhadap tanah air.
"Bung Karno mewariskan gagasan besar tentang persatuan bangsa. Zikir dan doa kebangsaan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun Indonesia tidak hanya dilakukan melalui kerja-kerja politik, tetapi juga melalui penguatan moral, spiritual, dan kebersamaan umat," katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa untuk almarhum Bung Karno serta doa bagi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa Indonesia.
Kehadiran para jamaah dan pengurus Bamusi Sulsel semakin menambah kekhusyukan peringatan haul Sang Proklamator tersebut.(*)