Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Andien mengajak kedua putranya yakni, Kawa dan Tabi untuk ikut serta menjadi pembuka dalam album "Sehidup Semusik".

Sebagai seorang ibu yang juga secara konsisten berkarya di industri musik, menurut Andien hal itu justru menjadi sebuah keistimewaan baginya, karenanya ia tak segan menggandeng kedua putra terkasihnya untuk unjuk kemampuan dalam musik pembuka yakni "Intro".

"Justru sebenarnya ya, menjadi seorang ibu yang punya privilege untuk bisa terus berkarya. Itu sebuah sesuatu yang menurut aku patut di-embrace gitu. Tidak semua ibu tuh punya kesempatan untuk itu (mengajak anak ikut terlibat dalam pekerjaan)," kata Andien dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Sebagai seorang seniman yang lekat dengan musik serta sorotan kamera, ia menyadari bahwa dunia profesional dan dunia personal tak dapat dipisahkan. Karenanya, ia kerap membawa kedua putranya untuk ikut serta saat manggung atau dalam berbagai kesempatan lainnya.

"Mereka juga tau gitu kalau tempat mainnya mereka tuh ada di backstage biasanya gitu. Pun kalau lagi di rumah, aku juga suka adalah kerjaan-kerjaan yang aku pikirkan di rumah, mungkin bareng mereka juga," jelasnya.

Ia juga mengingat sempat menulis dalam sebuah unggahan dalam laman instagram miliknya, bahwa kehadiran kedua anaknya tidak menjadi penghalang untuk merealisasikan mimpi.

"Jadi kemarin aku sempat nulis gitu di instagram gitu, kayak ibu mengorbankan mimpi ibu nggak sih demi kita gitu. Di slide terakhir aku bilang, nggak aku justru membawa kalian untuk bersamaku meraih mimpi-mimpi itu gitu. Aku pingin banget kasih lihat ke mereka bahwa mimpi itu mungkin kok dicapai berbarengan dengan aku menjadi seorang ibu," katanya lagi.

Kehadiran kedua buah hatinya justru menjadi pemicu serta inspirasi dari penulisan lagu miliknya.

Andien bakal meluncurkan album "Sehidup Semusik" yang berisikan 13 lagu yang diproduseri sembilan orang dengan rincian lagu yakni "Intro", "Naksir", "Cosmic Romantic","Jatuh Pelan", "Mata Ketiga (Tutto Bene)", "Nostalgia", "Nonchalant", "Sentil Kalau Nakal".

Kemudian "Manusia Favorit", "Merona Rasa", "Ujung-ujungnya Kamu", "Jika Nanti Kita Lupa" serta ditutup dengan "Sehidup Semusik".