TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah resmi membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk ikut menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penetapan identitas visual peringatan kemerdekaan kali ini dilakukan dengan melibatkan partisipasi publik melalui mekanisme polling atau jajak pendapat secara daring.
Langkah tersebut menjadi sejarah baru dalam penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Selama ini, masyarakat hanya mengetahui logo resmi setelah ditetapkan pemerintah.
Kini, masyarakat diberi ruang untuk ikut memilih desain yang nantinya akan menjadi identitas visual nasional dalam seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026.
Baca juga: Cerita Peristiwa Bersejarah Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 di Kota Balikpapan
Polling dibuka mulai 24 Juni hingga 28 Juni 2026 melalui laman resmi yang telah disediakan pemerintah. Seluruh warga Indonesia dapat memberikan satu suara untuk memilih satu dari lima desain logo terbaik yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan kurasi profesional.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk keterlibatan publik dalam proses kreatif berskala nasional.
Masyarakat tidak hanya menjadi pengguna logo yang telah ditetapkan, tetapi juga ikut menentukan simbol yang akan merepresentasikan semangat persatuan, perjuangan, serta arah pembangunan Indonesia pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Hari Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap tanggal 17 Agustus sebagai penanda Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada tahun 1945.
Setiap tahunnya, pemerintah menetapkan tema dan logo resmi yang digunakan dalam berbagai kegiatan kenegaraan, pemerintahan, dunia pendidikan, hingga masyarakat.
Logo sendiri merupakan identitas visual yang dirancang untuk menyampaikan makna, filosofi, dan pesan tertentu.
Dalam konteks HUT Kemerdekaan RI, logo menjadi simbol nasional yang menggambarkan semangat kebangsaan, persatuan, optimisme, sekaligus arah perjalanan bangsa Indonesia.
Pada tahun 2026, pemerintah menghadirkan pendekatan baru dengan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menentukan desain logo tersebut.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat dilakukan atas arahan Presiden.
"Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Bapak Presiden masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik."
Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi dari arahan Presiden agar peringatan Hari Kemerdekaan benar-benar menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengikuti pemungutan suara selama lima hari.
"Mulai dari tanggal 24 sampai dengan tanggal 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi untuk memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah."
Diawali Sayembara yang Diikuti 124 Desainer
Sebelum memasuki tahap polling publik, pemerintah lebih dahulu menyelenggarakan sayembara desain logo HUT ke-81 RI.
Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 124 desainer dari berbagai wilayah di Indonesia.
Peserta berasal dari beragam latar belakang profesi kreatif, mulai dari desainer grafis profesional, ilustrator, akademisi, hingga pelaku industri kreatif.
Seluruh karya yang masuk kemudian melalui proses seleksi dan kurasi bersama pemerintah serta Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). ADGI merupakan organisasi profesi yang menaungi para desainer grafis Indonesia dan sering dilibatkan dalam pengembangan identitas visual nasional.
Dari ratusan karya yang dikirimkan peserta, akhirnya dipilih lima desain terbaik yang berhak masuk ke tahap pemungutan suara publik.
Lima Finalis Logo HUT ke-81 RI Tahun 2026
Kelima finalis berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni:
David Wirawan dari Surakarta
Fajar Novario dari Padang
Kanda Putra dari Denpasar
Riskiawan dari Malang
Tiffany Djohan dari Batam
Masing-masing finalis menghadirkan konsep visual yang berbeda. Setiap desain mengangkat filosofi mengenai persatuan, keberagaman, optimisme, kemajuan bangsa, hingga semangat menuju Indonesia yang semakin maju.
Sebelum menentukan pilihan, masyarakat dapat mempelajari penjelasan mengenai filosofi, makna visual, serta konsep desain dari masing-masing kandidat logo yang tersedia pada laman resmi polling.
Cara Voting Logo HUT ke-81 RI 2026
Pemerintah menyediakan mekanisme pemungutan suara secara daring yang dapat diikuti masyarakat di seluruh Indonesia.
Berikut tahapan memberikan suara:
Buka laman resmi https://logohutri.istanapresiden.go.id/
Pelajari lima kandidat desain logo beserta filosofi dan penjelasannya.
Pilih satu desain logo yang paling disukai.
Isi data diri yang diminta, meliputi:
Nama lengkap
Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Alamat email
Nomor telepon
Alamat domisili
Alasan memilih logo
Selesaikan verifikasi keamanan (Captcha). Captcha merupakan sistem keamanan yang digunakan untuk memastikan pengguna adalah manusia, bukan program otomatis.
Klik tombol "Kirim dan Pilih".
Buka email yang telah didaftarkan.
Klik tautan verifikasi yang dikirim panitia agar suara dinyatakan sah dan tercatat dalam sistem.
Tahapan verifikasi melalui email menjadi bagian penting dalam proses pemungutan suara. Tanpa melakukan verifikasi tersebut, pilihan peserta tidak akan dihitung sebagai suara yang sah.
Polling Berlangsung hingga 28 Juni 2026
Polling pemilihan logo resmi HUT ke-81 RI dibuka mulai 24 Juni hingga 28 Juni 2026.
Selama periode tersebut masyarakat bebas menentukan satu desain favorit yang dinilai paling mampu menggambarkan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah masa pemungutan suara berakhir, pemerintah akan menetapkan satu desain dengan dukungan masyarakat sebagai logo resmi HUT ke-81 RI yang akan digunakan secara nasional.
Logo tersebut nantinya akan menjadi identitas visual resmi pada berbagai kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan, baik di lingkungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi pendidikan, BUMN, perusahaan, organisasi, maupun masyarakat umum.
Peserta Berkesempatan Mendapat Hadiah
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi, panitia menyiapkan hadiah bagi 300 peserta yang mengikuti polling.
Hadiah tersebut terdiri atas:
100 undangan untuk menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
100 paket suvenir resmi HUT ke-81 RI.
100 bantuan pendidikan.
Melalui pemberian hadiah tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menentukan logo resmi HUT ke-81 RI.
Selain menjadi bentuk penghargaan terhadap partisipasi publik, mekanisme ini juga diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap identitas visual nasional yang akan digunakan selama seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.