TRIBUNNEWS.COM - Pihak Ruben Onsu kembali bicara persoalan nafkah anak di tengah memanasnya konflik dengan Sarwendah.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, pihaknya mengklaim memiliki bukti telah memberikan nafkah anak selama bertahun-tahun sejak cerai pada 2024.
Hal ini disampaikan Minola buntut Sarwendah yang mendatangi Komisi Perlindungan Anak (KPAI) untuk mengadukan persoalan pengasuhan dan nafkah anak, Kamis (25/6/2026) kemarin.
Di tengah memanasnya konflik dengan Sarwendah, Minola menegaskan bahwa kini pihaknya ingin memperjuangkan hak anak.
"Yang paling penting poinnya kan adalah kita ingin memperjuangkan hak anak," ungkap Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, bahwa hak anak tak hanya mendapatkan materi, tapi juga kebutuhan psikisnya terpenuhi dengan bertemu orang tuanya.
Sejak cerai, Ruben disebut telah memberikan nafkah bulanan Rp255 juta kepada Sarwendah.
Bahkan Ruben juga tak pernah mempermasalahkan mengenai tagihan yang diberikan sang mantan istri.
"Hak anak itu kan tidak hanya materi ya. Hak anak itu juga adalah kebutuhan pikisnya untuk bertemu dengan ayahnya."
"Nah, selama ini juga diberikan kan. Kita punya buktinya kan bahwa itu diberikan bertahun-tahun bukan sehari dua hari," beber Minola.
Pada akhirnya Ruben dibuat geram karena telah memberikan nafkah tapi tak diberikan haknya untuk bisa bertemu dan berkumpul bersama kedua putrinya.
Baca juga: Sosoknya Jadi Sorotan Saat Berkonflik dengan Ruben Onsu, Ini Analisa Pakar tentang Nama Sarwendah
Hal itu lah yang membuat Ruben berhenti memberikan nafkah sejak enam bulan terakhir sebagai bentuk protesnya.
Adapun berdasarkan putusan pengadilan, presenter berusia 42 tahun ini tetap diperbolehkan bertemu anaknya tiga hari dalam seminggu, meski hak asuh anak di tangan Sarwendah.
"Ini bukan bicara mampu atau tidak mampu. Kita berikan bertahun-tahun, tapi kemudian anaknya mana? Anaknya enggak pernah ada prioritas untuk ayahnya gitu loh."
"Dan pasti pengendalinya patut diduga adalah orang tua yang menjadi pemegang hak asuh," tandas Minola.
Upaya penyelesaian konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki babak baru.
Setelah beberapa waktu terakhir berselisih terkait persoalan anak dan nafkah, kedua belah pihak dikabarkan sepakat untuk menggelar pertemuan.
Pihak Sarwendah sebelumnya telah mengirimkan surat undangan pertemuan dan sudah ditanggapi oleh pengacara Ruben Onsu.
"Kami akan melaksanakan menyelesaikan permasalahan ini secara tertutup ya. Artinya kami memberikan surat kepada Bang Minola untuk mengundang, alhamdulillah Bang Minola sudah menjawab itu juga," kata kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu.
Baca juga: Pihak Sarwendah Klaim Pertemukan Putrinya dan Ruben Onsu hingga ke KPAI, Bukti Prioritaskan Hak Anak
Chris menyampaikan pihaknya sudah mengatur waktu dan tempat untuk dilakukannya pertemuan.
Dirinya pun membenarkan pihaknya yang sebelumnya tak mencantumkan tempat dan waktu di dalam surat.
Hal ini lantaran pihak Sarwendah menghormati atas kesibukan Ruben dan kuasa hukumnya.
"Kami sudah mengatur untuk pertemuan, ya masalah waktu dan tempat awal dalam undangan kami tidak menyampaikan soal waktu. Kenapa? Karena kami sangat menghormati kesibukan Bang Minola, kesibukan klien Bang Minola sehingga kami menunggu waktu dari mereka karena kami siap kapanpun untuk melakukan pertemuan," terang Chris.
Sementara tim kuasa hukum Sarwendah lain, Abraham Simon, memastikan rencana pertemuan tersebut segera terlaksana.
Sarwendah dan Ruben disebut akan bertemu pada 11 Juli 2026 mendatang.
"Pertemuan itu dengan anak-anak, antara klien kami ataupun dengan Ruben, itu pasti akan terlaksana."
"Untuk pertemuan akan dilaksanakan bulan Juli sesuai permintaan dari Ruben dan Bang Minola, nanti akan dilaksanakan kira-kira 11 Juli," beber Abraham Simon.
(Tribunnews.com/Ifan)