SRIPOKU.COM - Memasuki administrasi awal Semester 1 Tahun Ajaran Baru 2026/2027, ketepatan pencatatan aktivitas kelas menjadi salah satu pilar penentu keberhasilan evaluasi belajar.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang berbasis Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), Jurnal Harian Mengajar kini tidak lagi sekadar lembar daftar hadir bermerek, melainkan rekam jejak otentik ketercapaian Tujuan Pembelajaran (TP) dari hari ke hari.
Setelah menyelesaikan target di Bab 1, fokus pengajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 SD (Fase B) beralih ke Bab 2 yang bertajuk "Yuk, Berpendapat!".
Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Bab 2 Yuk, Berpendapat Kurikulum Merdeka
Materi pada bab ini tergolong sangat krusial karena melatih kecerdasan emosional dan nalar kritis siswa sejak dini melalui kemampuan berargumen, memilah informasi (fakta vs opini), serta mempraktikkan adab berkomunikasi yang santun.
Agar Bapak dan Ibu guru dapat mendokumentasikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara sistematis dan akuntabel di Platform Merdeka Mengajar (PMM) maupun buku kerja kendali, berikut kami sajikan format dan draf pengisian Jurnal Harian Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Bab 2 yang siap disalin (copy-paste):
Pendekatan Deep Learning menuntut tiga komponen utama: mindful, meaningful, dan joyful. Melalui jurnal harian, guru dapat mencatat respons emosional siswa, mendeteksi miskonsepsi (misalnya anak yang kesulitan membedakan opini subjektif dari fakta objektif), serta merancang tindak lanjut (treatment) yang tepat sasaran tanpa menunda ke akhir semester.
Draf Jurnal Harian Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 3 SD
Materi: Bab 2 - Yuk, Berpendapat! (Semester 1)
Tahun Ajaran: 2026/2027
| Hari/Tanggal | Bab / Tema | Tujuan Pembelajaran (TP) | Kegiatan Pembelajaran | Asesmen / Penilaian | Pencapaian & Tindak Lanjut |
| Senin, [Diisi Tanggal] 2026 | Bab 2: Yuk, Berpendapat! | 3.4 Peserta didik mampu membedakan kalimat fakta dan opini dalam teks atau gambar situasi dengan tepat. |
* Orientasi konsep melalui kalimat pemantik ("Es krim cokelat itu enak" vs "Es krim ini dingin").
|
Formatif:
|
Pencapaian: Sebagian besar siswa sudah bisa membedakan fakta, namun beberapa masih terkecoh pada kalimat opini yang meyakinkan.
|
| Selasa, [Diisi Tanggal] 2026 | Bab 2: Yuk, Berpendapat! | 3.5 Peserta didik mampu menyampaikan pendapat (argumen) secara lisan dengan bahasa yang santun dan alasan logis. |
* Mengamati gambar situasi kantin/halaman sekolah.
|
Formatif:
|
Pencapaian: Siswa sangat antusias dan mulai berani bersuara di depan teman-temannya.
|
| Senin, [Diisi Tanggal] 2026 | Bab 2: Yuk, Berpendapat! | 3.6 Peserta didik mampu menuliskan teks tanggapan/pendapat sederhana tentang aturan di sekolah secara runtut. |
* Refleksi bersama tentang aturan kelas.
|
Sumatif (Proses):
|
Pencapaian: 80 % siswa mampu menuliskan pendapat disertai kata hubung "karena...".
|
Bagian bawah lembar jurnal mengajar sebaiknya dilengkapi dengan kesimpulan reflektif guru untuk melihat efektivitas metode pembelajaran secara makro:
Pengisian Jurnal Harian Mengajar yang dilakukan secara konsisten dan faktual adalah cermin kualitas mengajar seorang pendidik profesional.
Dengan draf materi Bab 2 "Yuk, Berpendapat!" ini, diharapkan administrasi kelas Anda menjadi lebih rapi, terukur, dan selaras dengan cita-cita Kurikulum Merdeka.***