Uang Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi Disulap Jadi Deposito untuk YTR, John LBF Tambah Rp100 Juta
jonisetiawan June 26, 2026 11:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Berakhir sudah sayembara senilai Rp250 juta yang sempat diumumkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membantu aparat memburu Taufik Hidayat, pria yang menjadi buronan dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29).

Setelah pelaku berhasil diringkus jajaran kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Dedi mengambil keputusan yang berbeda dari dugaan banyak pihak.

Alih-alih menyerahkan hadiah kepada pihak yang terlibat dalam proses penangkapan, Dedi memilih mengubah arah bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata bagi korban.

Seluruh dana sayembara diputuskan untuk dialihkan demi membantu pemulihan dan masa depan YTR yang mengalami penderitaan fisik maupun psikis akibat dugaan penyekapan dan penganiayaan selama hampir tiga tahun.

Baca juga: Taufik Hidayat Sempat Berniat Kabur ke Sumatra & Akhiri Hidup, Berhasil Dibujuk Oleh Eks Atasan

Dedi Mulyadi: Peran Polisi Sangat Besar, Tapi Hadiah Lebih Tepat untuk Korban

Melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi menyampaikan bahwa keberhasilan menangkap Taufik Hidayat tidak lepas dari kerja keras jajaran Polda Jawa Barat.

Namun menurutnya, sebagai kepala daerah, tidak tepat apabila hadiah uang diberikan kepada aparat penegak hukum yang memang menjalankan tugasnya.

"Saya sampai hari ini berpandangan bahwa peran Kapolda Jabar dan seluruh jajarannya yang paling besar upayanya dalam penangkapan Pak Taufik. Tapi tidak mungkin gubernur memberikan uang kepada jajaran Polda," kata Dedi.

Karena alasan tersebut, Dedi memutuskan dana sebesar Rp250 juta tetap disalurkan, namun sepenuhnya untuk kepentingan korban.

WANITA DISEKAP PACAR - Taufik Hidayat sempat kabur tapi balik lagi karena paranoid, keberadaan terendus lewat transaksi misterius, ditempatkan di sel khusus
WANITA DISEKAP PACAR - Taufik Hidayat sempat kabur tapi balik lagi karena paranoid, keberadaan terendus lewat transaksi misterius, ditempatkan di sel khusus (Instagram/via TribunBogor)

Disimpan dalam Deposito Atas Nama YTR

Sebagai bentuk perlindungan jangka panjang, Dedi mengungkapkan bahwa uang tersebut akan ditempatkan dalam bentuk deposito di Bank BJB atas nama YTR.

"Ini nanti dibikinnya deposito saja, kan untuk bekel (YTR)," ujarnya.

Dana tersebut dipersiapkan sebagai bekal kehidupan korban sekaligus membantu proses pengobatan dan pemulihan.

Baca juga: Ternyata YTR Bukan Korban Pertama! Mantan Istri Akui Pernah Dikurung Taufik Hidayat: Gak Usah Keluar

YTR diketahui mengalami trauma fisik yang berat, termasuk kehilangan penglihatan akibat dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialaminya selama bertahun-tahun.

Rencananya, sertifikat deposito atas nama YTR akan diserahkan langsung oleh Dedi Mulyadi pada 1 Juli 2026 di Markas Polda Jawa Barat, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

John LBF Tambah Bantuan Rp100 Juta

Keputusan Dedi Mulyadi mengalihkan dana sayembara kepada korban juga mendapat apresiasi dari pengusaha sekaligus influencer John LBF.

Melalui unggahan video dan media sosialnya, John menyatakan siap memberikan tambahan bantuan sebesar Rp100 juta apabila dana Rp250 juta benar-benar diberikan kepada YTR.

"Kalau Kang Dedi sepakat Rp250 jutanya kasih ke korban, insyaallah nanti saya tambahin Rp100 juta untuk masa depan korban," ujar John.

Komitmen tersebut kembali ditegaskannya melalui kolom komentar di akun Instagram Dedi Mulyadi.

"Saya udah janji kasih Rp100 juta juga. Alhamdulillah kalau Rp250 juta untuk korban dari Pak Gubernur, berarti saya juga komit akan kirim Rp100 juta buat korban," tulis John.

Dengan keputusan tersebut, dana yang semula disiapkan sebagai hadiah sayembara kini berubah menjadi bantuan nyata bagi korban.

Apabila seluruh komitmen tersebut terealisasi, YTR akan memperoleh dukungan dana sebesar Rp350 juta yang diharapkan dapat membantu proses pemulihan kesehatan sekaligus menjadi bekal untuk menata kembali kehidupannya setelah mengalami peristiwa yang mengundang perhatian luas masyarakat.

***

(TribunTrends/Wartakota)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.