TRIBUN-SULBAR.COM - PSM sedang berbenah menyongsong musim kompetisi 2026/2027.
Selain melepas pemain, PSM juga berupaya mempertahankan pondasi tim yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pelatih musim mendatang.
Sebanyak delapan pemain musim lalu telah dilepas.
Baca juga: Tradisi Mappasagena 10 Muharram Lesu, Pedagang di Pasar Topoyo Sebut Dampak Harga Sawit Tak Stabil
Baca juga: Doa Hari Jumat yang Dianjurkan dalam Islam, Mulai Istigfar hingga Memohon Rezeki
Tujuh pemain lokal dan satu pemain asing.
Mereka adalah Sulthan Zaky, Syahrul Lasinari, Ricky Pratama, Reza Arya Pratama, Rifky Dwi Septiawan, Alex Tank, Daffa Salman dan Victor Dethan.
Sedangkan pemain yang akan dipertahankan masih tahap negosiasi.
Selain itu, PSM di bawah arahan pelatih Darije Kalezic sedang mencari pemain baru, untuk menutupi lubang menganga, pasca kepergian sejumlah pemain lama.
Lini belakang menjadi pos yang saat ini cukup krusial, mengingat saat ini, PSM sudah banyak kehilangan pemain belakang yang memutuskan pergi dari klub.
Mulai Daffa Salman, Syahrul Lasinari hingga Sulthan Zaky.
Isu kencang, pemain asing Yuran Fernandes juga disebutkan segera hengkang menyusul rekan-rekannya yang lain.
Terkait ini, banyak pemain local cocok mengisi pos bek kanan atau kiri PSM.
Salah satunya Ardi Idrus, eks Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.
Permainan disiplin dan kemampuan tekel Ardi Idrus sebagai bek sempat membuatnya menjadi andalan Persib Bandung di Liga 1 2018 lalu, hingga terpilih sebagai bek kiri terbaik Liga 1 kala itu.
Saat ini, untuk mengisi kekosongan kompetisi, Ardi Idrus dan para pemain professional lainnya Rasyid Bakri, Dzaky Asraf hingga Ananda Raehan bermain di Sidrap Cup 2026.
Memperkuat Kilau FC Ardi Idrus membawa tim itu lolos ke final Sidrap Cup 2026 setelah mengalahkan Asa FC Sulbar 2-0 di Stadion Ganggawa, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Rabu (24/6/2026).
Peran Ardi Idrus melepaskan tendangan bebas yang berhasil dimanfaatkan Icca menjadi gol dan membawa Kilau 99 FC unggul 1-0.
Dzaky Asraf menggandakan keunggulan pada masa injury time.
Gol tersebut memastikan kemenangan Kilau 99 FC dengan skor 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, Ardi Idrus mengaku suka dengan atmosfer sepak bola di Sulawesi Selatan.
Animo masyarakat terhadap sepak bola sangat tinggi, sama seperti kampung halamannya di Maluku Utara.
Ia mengaku dulu pernah lama main di Kota Makassar, sehingga ia mengenal baik karakter permainan sepak bola di Kota Daeng.
Dulu pernah gabung PSM junior periode 2010/2011.
Saat ini jika ada kesempatan gabung PSM, Ardi mengaku tidak akan menyia-nyiakannya meski ia juga menyebut sedang mendapat tawaran dari tim lain.
"Tapi sebenarnya ingin berseragam PSM. Cuma lihat ke depan semua bisa terjadi.
"Semua itu tergantung pelatih," ujarnya. (*)
Data Diri:
Nama lengkap: Ardi Idrus
Tanggal lahir: 21 Januari 1993 (umur 33)
Tempat lahir: Ternate, Indonesia
Tinggi: 165 cm
Posisi bermain: Bek sayap