SRIPOKU.COM - Persoalan pencemaran lingkungan di area pemukiman padat penduduk Kota Palembang kembali memicu keluhan serius dari warga.
Kali ini, warga yang bermukim di kawasan Jalan Putri Rambut Selako, Gang Kolam Sikam, mengadukan kondisi anak sungai di wilayah mereka yang tercemar parah oleh pembuangan limbah industri tahu serta tumpukan sampah yang tak kunjung teratasi.
Kondisi memprihatinkan ini mencuat ke publik setelah sebuah video amatir yang direkam oleh warga setempat diunggah oleh akun Instagram lokal @palembangku pada Jumat (26/6/2026).
Warga berharap keluhan ini dapat segera didengar dan direspons cepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang khususnya walikota Ratu Dewa.
Baca juga: Penataan Dilakukan Malam Hari, Nasib PKL UMKM Kawasan Kamboja Palembang Dijamin Ratu Dewa
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat jelas aliran anak sungai yang seharusnya mengalir jernih kini berubah warna menjadi putih keruh dan kental akibat bercampur dengan cairan limbah sisa produksi tahu.
Selain merusak estetika lingkungan, pembuangan limbah tanpa proses penyaringan tersebut disinyalir menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.
"Masalah limbah tahu belum terselesaikan sampai saat ini di Jalan Putri Rambut Selako Gang Kolam Sikam, tolong min sampaikan sama pak wali," tulis keterangan tertulis dari warga di dalam video tersebut.
Warga menyayangkan aktivitas pembuangan limbah ini yang terkesan dibiarkan begitu saja tanpa ada sanksi tegas atau pembinaan sistem pengelolaan limbah yang aman dari pihak terkait.
Tidak hanya didera persoalan limbah industri rumahan, kondisi anak sungai di Gang Kolam Sikam tersebut kian mengenaskan dengan banyaknya sampah domestik atau rumah tangga yang terapung dan menumpuk di sepanjang aliran air.
Kombinasi antara cairan limbah tahu yang pekat dan tumpukan sampah plastik ini memicu kekhawatiran baru di tengah masyarakat.
Selain berpotensi menjadi sarang penyakit, pendangkalan dan penyumbatan aliran anak sungai ini ditakutkan akan memicu banjir genangan di area pemukiman saat diguyur hujan deras.