Bunda Omi Bagikan Kisah Inspiratif Jadi Anggota DPRD Sumsel, Dulu Benci Politik, Kini Dapat 'Karma'
Shinta Dwi Anggraini June 26, 2026 02:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Romiana Hidayati Sumadi membagikan kisah inspiratifnya bisa menjadi anggota DPRD Sumsel saat ini.

Dengan nada bercanda, sosok yang lebih akrab disapa Bunda Omi ini menyebut dirinya yang menjadi seorang anggota DPRD Sumsel adalah sebuah 'karma'. 

Dulunya, Bunda Omi mengakui sangat benci dengan anggota DPRD Sumsel karena dianggap anggota dewan arogan, mau menang sendiri, mau debat sendiri, dan tidak mau mendengar suara rakyat.

Begitulah sosok anggota DPRD Sumsel yang ada dalam gambarannya saat itu sehingga dia enggan terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ibu.

Namun, takdir berkata lain, akhirnya dia kini menjadi anggota DPRD Sumsel dan dia merasa itu adalah karma.

"Benar kata pepatah jangan benci dan kelewat benci, nanti bisa suka dan ini terbukti seperti karma rasanya," ujar Bunda Omi saat menjadi narasumber podcast Women Corner Wanita Inspirasi Sumsel yang digelar Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel di Venue Kebun Gede, Palembang, Kamis (25/6/2026).

Baca juga: Perjalanan Karier Retno Dwi Astuti, 33 Tahun Mengabdi dari Staf Hingga Jadi Kanwil DJP Sumsel Babel

Bunda Omi mengisahkan awal mula terjun ke dunia politik karena dia punya organisasi dan ingin membantu masyarakat sekitar dengan menggerakkan program anti-stunting karena dianggap bagus dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Namun, niat baik saja ternyata tidak cukup karena saat menjalankan program stunting justru ada tantangan besar yang sulit dilalui, yakni ketika meminta data rill anak stunting di puskesmas.

Terbentur data karena saat diminta tidak diberikan, bahkan dicurigai untuk hal yang tidak baik sehingga akhirnya tidak ada datanya.

Oleh sebab itu, dia memaksimalkan data stunting dari kader posyandu saja karena dia adalah bunda Posyandu juga.

Karena terbentur birokrasi itulah kemudian dia didorong oleh kakaknya agar jadi anggota DPR RI agar program dan niat baiknya bisa berjalan dengan baik.

Namun, awalnya Bunda Omi merasa berat dan enggan terjun ke dunia politik sebab dia merasa dia hanya sosok biasa-biasa saja, tidak suka tampil di muka umum, tidak mencolok, dan tidak pernah merasa perlu sorotan panggung.

Apalagi selama ini dia adalah pengusaha dekorasi yang hanya bertugas mendekor panggung dan bekerja di balik layar sehingga merasa enggan untuk tampil di muka umum.

"Kakak bilang sampai kapan pun upaya saya mengentaskan stunting itu pasti akan terbentur karena tidak punya alasan bagi pihak lain untuk memberikan data. Oleh sebab itu, jika ingin niat itu berjalan maka harus jadi anggota DPRD karena punya kepentingan dan power untuk meminta data tersebut," terangnya.

Namun, karena niat baiknya mengentaskan stunting itulah membuatnya kemudian coba-coba terjun ke dunia politik dan bersyukur akhirnya terpilih diamanahkan jabatan ini.

"Akhirnya niat saya ingin mengentaskan stunting tersebut bisa terlaksana karena tidak lagi terkendala data," bebernya.

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.