Gara-gara Cekcok Saat Ngopi di Warteg, Pria di Cengkareng Dikeroyok Pakai Sajam
Rr Dewi Kartika H June 26, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Aksi pengeroyokan brutal menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di wilayah Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat dini hari (19/6/2026). 

Seorang pria bernama Gilang Ramadhan (31) menjadi korban penusukan dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat cekcok mulut.

Peristiwa mencekam ini bermula sekira pukul 00.10 WIB saat korban sedang memesan kopi di sebuah warung tegal (warteg) di lokasi.

Tak lama, terjadi perdebatan antara korban dengan salah satu pegawai warteg.

Melihat keributan tersebut, pelaku bersama beberapa temannya datang menghampiri dan bertanya kepada korban.

Nahas, respons korban yang menjawab bahwa bukan urusannya justru menyulut emosi pelaku. 

Merasa tersinggung dengan ucapan tersebut, pelaku dan rekan-rekannya langsung pulang untuk mengambil senjata tajam jenis celurit. 

Tanpa basa-basi, mereka kembali ke lokasi dan langsung menyerang korban secara membabi buta hingga mengenai bagian perut.

Usai melukai korban, para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). 

Korban yang bersimbah darah di bagian perut segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cengkareng untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Peristiwa ini pun terekam CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Pihak keluarga korban pun telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kakak kandung korban, Fitri mendesak pihak kepolisian untuk bergerak cepat menangkap para pelaku. 

"Kami pihak keluarga minta tolong dibantu agar pelaku segera ditangkap. Kami dari pihak keluarga butuh keadilan, tolong segera diproses," kata Fitri saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menegaskan pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap komplotan pelaku.

"Kami bersama anggota terus mengejar pelaku dan kami pastikan secepatnya akan menangkap para pelaku," ujar Parman saat dikonfirmasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.