TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional melalui capaian para dosen penelitinya. Sebanyak 13 dosen UM berhasil masuk dalam daftar World's Top 5 persen Scientists 2026 versi SciRank, sebuah pengakuan terhadap ilmuwan dengan kontribusi riset paling berpengaruh di dunia.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas penelitian yang dihasilkan sivitas akademika UM mampu bersaing di tingkat global. Pengakuan ini juga memperkuat posisi UM sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga produktif menghasilkan riset bereputasi internasional.
Masuknya 13 dosen ke dalam daftar ilmuwan terbaik dunia menunjukkan konsistensi UM dalam membangun ekosistem riset yang kompetitif. Hasil penelitian para dosen dinilai memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.
Pencapaian ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendorong inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, serta peningkatan kualitas penelitian yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pengakuan internasional tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas riset sekaligus memperkuat reputasi UM di kancah akademik dunia.
Baca juga: UM Malang Buka Peluang Tambah Kuota Jalur Mandiri 2026, Berikut Syarat dan Mekanismenya
Berikut daftar dosen Universitas Negeri Malang yang masuk dalam World's Top 5 % Scientists 2026 versi SciRank beserta peringkatnya:
SciRank Global merupakan lembaga sertifikasi independen yang mengukur kinerja serta dampak para peneliti di seluruh dunia secara transparan dan berbasis data.
Masuknya 13 dosen UM dalam daftar tersebut menempatkan mereka sebagai bagian dari ilmuwan dengan hasil riset yang dinilai paling berpengaruh di tingkat global. Pencapaian itu juga menjadi bukti komitmen Universitas Negeri Malang dalam menghasilkan inovasi penelitian yang mendapat pengakuan internasional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D., mengaku bangga atas capaian tersebut dan berharap prestasi serupa terus bertambah pada masa mendatang.
"Pengakuan dunia bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Tiga belas dosen peneliti telah membuka jalan dan membuktikan bahwa karya UM mampu berbicara di panggung global. Kini tantangannya bukan sekadar mempertahankan angka 13, tetapi menjadikannya lebih dari itu. Universitas hebat tidak hanya puas merayakan prestasi hari ini, melainkan menjadikan prestasi sebagai budaya yang terus melahirkan ilmuwan kelas dunia," ujar Prof. Aji kepada Tim Humas UM pada Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh sivitas akademika UM untuk semakin produktif menghasilkan karya ilmiah melalui publikasi di jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
UM optimistis kualitas riset yang terus meningkat akan berdampak pada penguatan posisi universitas dalam berbagai pemeringkatan riset dunia. Karena itu, kualitas pengajaran, fasilitas penelitian, serta dukungan terhadap para peneliti akan terus ditingkatkan.
Prestasi ini semakin menegaskan bahwa sivitas akademika Universitas Negeri Malang mampu bersaing di level akademik internasional.
Ke depan, UM berkomitmen terus meningkatkan kualitas riset melalui penguatan fasilitas penelitian, dukungan terhadap inovasi, serta pengembangan ide-ide yang berdampak nyata bagi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak ilmuwan berkelas dunia sekaligus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas.