TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejarah panjang Candi Muaro Jambi menjadi salah satu alasan Tiongkok ingin memperluas kerja sama dengan Kota Jambi.
Tidak hanya di bidang kesehatan, kolaborasi ke depan juga diarahkan pada pengembangan pariwisata, pendidikan, teknologi hingga peningkatan kapasitas aparatur.
Hal itu terungkap saat Wali Kota Jambi Maulana menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (25/6).
Maulana mengatakan, salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah keterkaitan sejarah Candi Muaro Jambi dengan peradaban Tiongkok melalui kisah Biksu Satyakirti dan Biksu I-Tsing.
“Beliau sangat tertarik dengan sejarah peradaban Candi Muaro Jambi, di mana Biksu Satyakirti menjadi guru dari I-Tsing. I-Tsing belajar sekitar 10 hingga 12 tahun di Candi Muaro Jambi sebelum kemudian menyebarkan ajaran Buddha ke Tiongkok. Karena itu beliau ingin meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata,” kata Maulana.
Menurut Maulana, pengembangan sektor pariwisata dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, sektor tersebut juga akan mendorong pertumbuhan hotel, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain pariwisata, Pemerintah Kota Jambi dan Tiongkok juga membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan. Pemerintah Tiongkok menawarkan kolaborasi pengembangan pendidikan bahasa Mandarin, bahasa Inggris, pertukaran pelajar, hingga kerja sama antarperguruan tinggi.
Baca juga: Wamenko Otto Hasibuan di UNJA: Hukum Bukan Lagi Soal Balas Dendam, Advokat Kawal Transformasi Pidana
Baca juga: Tribun Network Sukses Gelar Cita Loka Fest 2026, Wadah Kolaborasi dan Apresiasi Inovasi Daerah
Kerja sama tersebut melengkapi kolaborasi yang telah berjalan sebelumnya di bidang kesehatan melalui program telemedicine antara Kota Jambi dan Kota Guangzhou. Sejumlah tenaga kesehatan dari Kota Jambi telah mengikuti pelatihan pengembangan telemedicine di Guangzhou.
Sementara itu, Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, mengaku terkesan dengan potensi yang dimiliki Kota Jambi. Ia menilai hubungan sejarah yang telah terjalin sejak ratusan bahkan lebih dari seribu tahun lalu menjadi fondasi kuat untuk membangun kerja sama yang lebih luas.
“Seperti yang disebutkan Pak Wali Kota, Tiongkok dan Jambi memiliki sejarah kerja sama yang sangat panjang. Itu menjadi landasan yang sangat kuat untuk menjalankan kerja sama kedua pihak,” ujarnya.
Mr. Kuang juga menyatakan kesediaannya membantu mempromosikan potensi Kota Jambi kepada berbagai pihak di Tiongkok, baik di sektor pariwisata, ekonomi, teknologi maupun bidang lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas hubungan Kota Jambi dengan Tiongkok melalui berbagai program konkret yang diharapkan mampu meningkatkan investasi, pertukaran pengetahuan, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat internasional. (rls)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Kabar Terbaru Razman Nasution Dijebloskan ke Lapas Cipining, Hotman Paris: Konsekuensi Orang Sombong
Baca juga: Daftar Perwira Polisi di Polda Jambi dan Jajaran yang Dimutasi pada Juni 2026