Kecelakaan Hari Ini di Kota Bogor, Pria Tewas Tertabrak KRL, Gerak-gerik Aneh Tinggalkan Mobil
Ferdinand Waskita Suryacahya June 26, 2026 06:52 PM

Peristiwa kecelakaan hari di Kota Bogor, pria misterius tewas tertabrak Kereta Commuter Line (KRL) pada Jumat (26/6/2026).

Insiden kecelakaan maut itu tepatnya di rel kereta Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor sekira pukul  11.00 WIB.

Gerak-gerik korban terlihat aneh. Korban juga meninggalkan satu unit mobil berwarna putih bernomor polisi F 1062 DV. 

Mobil ini diduga sengaja diparkirkan oleh pria itu di pinggir jalan dekat rel Sholis.

Jika diukur jarak, mobil yang diparkir dengan lokasi pria yang ditemukan tewas sekira 800 meter.

Mobil ini saat diparkir masih utuh. Beberapa barang tersimpan di dalamnya.

Penjelasan Polisi

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sonson Sudarsono mengatakan pihaknya saat ini sedang mendalami mobil yang ditinggalkan.

"Kalau untuk itu (mobil) masih dalam penyelidikan kita, masih dalam tahap mencari keterangan," kata Kompol Sonson di lokasi.

Jasad korban telah dibawa ke RSUD Kota Bogor.

"Untuk saat ini, sudah kami lakukan olah TKP dengan Inafis Polresta Bogor Kota dengan pihak Polsek. Kemudian untuk korban, saat ini sudah dibawa ke RSUD Kota Bogor, Bogor Barat," ujarnya.

Sonson menuturkan korban terlihat oleh warga berjalan di pinggir rel sekira pukul 11.00 WIB atau menjelang Jumatan.

"Informasi dari warga masyarakat yang melintas, tadi pukul 11.00 WIB, menjelang salat Jumat, bahwa yang bersangkutan atau korban sedang berjalan di samping, ya," ucapnya.

Kondisi badan pria ini terlihat masih utuh.

Kesaksian Warga

Sementara itu, warga sekitar Altaf Askar (21) mengatakan, kejadian ini terjadi pukul 11.00 WIB.

Ia sendiri diberi tahu oleh saudaranya bahwa ada pria yang tertabrak KRL.

"Tadi jam 11 kejadiannya. Saya dikasih tahu sama sodara saya," kata Altaf di lokasi.

Ia langsung mengecek ke lokasi untuk memastikan.

"Ternyata memang benar ada yang tertabrak dan posisinya sudah telungkup," ujarnya.

Ia melihat bahwa pria ini membawa beberapa identitas yang cukup lengkap.

Mulai dari dompet, sampai kunci mobil. Kunci mobil ditemukan di saku celananya.

"Pas diraba, ada kunci mobil. Ternyata dia sebelum tertabrak sepertinya bawa mobil dulu," ujarnya.

Altaf Askar mengatakan, pria ini terlihat sudah mondar-mandir sejak kemarin. Bahkan, sebelum ditemukan tewas, ia masih mondar-mandir di pinggiran rel.

"Warga lihat itu dia mondar mandir dari kemarin. Bahkan tadi juga sebelum ditemukan, ia masih mondar-mandir di pinggir rel," kata Altaf di lokasi.

Catatan: Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/saya-ingin-bunuh-diri/

Juga bisa menghubungi Yayasan Pulih (021) 78842580 atau email lewat pulihfoundation@gmail.com.

Atau Call Center Halo Kemenkes 1500-567.

Selain itu, Kemenkes juga menyediakan Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567. Anda bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.