Santa Clara (AS) | Tim nasional Australia dan Paraguay bermain imbang 0-0 pada Kamis malam, hasil yang memastikan langkah Socceroos ke babak gugur Piala Dunia dan kemungkinan besar juga cukup bagi Paraguay untuk melaju.
Turnamen yang diperluas menjadi 48 tim ini memberikan tempat di babak gugur bagi delapan dari dua belas tim peringkat ketiga terbaik di fase grup. Hal ini membuat kedua tim bermain hati-hati dalam laga terakhir Grup D, setelah sebelumnya sama-sama mengantongi tiga poin berkat kemenangan atas Turki.
Pemenang laga ini dijamin finis di posisi kedua di bawah Amerika Serikat dalam klasemen grup. Namun, hasil imbang sudah cukup bagi Australia untuk mengamankan posisi itu berkat selisih gol yang lebih baik dibanding Paraguay. Sementara itu, hasil seri yang membuat Paraguay mengoleksi empat poin juga hampir pasti cukup untuk lolos, kecuali terjadi rangkaian hasil buruk dalam dua hari terakhir fase grup.
"Kami mencoba memenangkan pertandingan," ujar pelatih Australia Tony Popovic. "Pada akhirnya, hasil imbang cukup untuk kedua negara. Selamat juga untuk Paraguay. ... Saya yakin, sebagaimana kami merasakan euforia dan kebahagiaan sebagai sebuah bangsa, Paraguay pun merasakan hal yang sama." Ini menjadi kali ketiga Australia berhasil melaju ke babak gugur setelah sebelumnya tersingkir di babak 16 besar pada tahun 2006 dan 2022. Socceroos akan tampil di babak 32 besar pada 3 Juli di Arlington, Texas, menghadapi tim peringkat kedua Grup G yang akan ditentukan Jumat malam.
"Kami telah bekerja keras untuk momen ini dan saya rasa kami pantas menikmatinya," kata gelandang Ajdin Hrustic.
Paraguay kini harus menunggu kepastian nasib mereka, namun dalam posisi yang cukup baik untuk melangkah ke babak gugur untuk kelima kalinya.
"Sekarang kami harus menunggu," ujar pelatih Gustavo Alfaro. "Saya optimistis kami bisa melaju ke fase berikutnya." Socceroos memiliki peluang terbaik di babak pertama, namun kiper Paraguay Orlando Gill berhasil menepis upaya awal dari Jackson Irvine dan kembali melakukan penyelamatan pada masa tambahan waktu atas tendangan Cristian Volpato.
Permainan hati-hati berlanjut di babak kedua ketika Paraguay lebih banyak menguasai bola dibanding 45 menit pertama, tetapi kedua tim tetap tidak mampu mencetak gol. Jordan Bos memiliki peluang terbaik bagi Australia pada menit ke-90, namun tembakannya dari sisi kanan kotak penalti melenceng.
Patrick Beach kemudian melakukan penyelamatan untuk Australia atas tendangan rendah dari Mauricio yang kurang bertenaga pada masa tambahan waktu.
"Orang bisa berpendapat tentang bagaimana pertandingan dimainkan atau apa yang kami pikir perlu dilakukan," kata Popovic. "Kami sama sekali tidak bermain untuk hasil imbang. Saya merasa kami menguasai permainan dengan baik, kami mengontrol jalannya laga, dan memiliki peluang lebih baik. Kami hanya memberikan satu peluang di akhir dari tepi kotak penalti, yang membuat jantung kami berdebar sayangnya." Popovic melakukan enam perubahan dalam susunan pemainnya untuk laga ini, termasuk memberi kesempatan debut Piala Dunia bagi pemain berusia 18 tahun, Lucas Herrington. Herrington, yang bermain untuk Colorado Rapids di MLS, menjadi pemain termuda Australia yang tampil di Piala Dunia.
Gelandang Paraguay Diego Gomez menerima kartu kuning keduanya di fase grup dan akan absen di babak 32 besar jika timnya lolos.
"Kami menginginkan hasil positif, tetapi tidak tercapai," ujar Gomez. "Masih banyak yang harus kami benahi, banyak hal untuk dikerjakan, banyak yang perlu diperbaiki."