SURYA.CO.ID, SURABAYA - Unjuk rasa tagar Indonesia Sekarat di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Jawa Timur menjadi ricuh, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 18.28 WIB.
Semula massa yang mengatasnamakan kelompok Warga Surabaya Turun Jalan 031 Melawan menyampaikan orasi sejak pukul 16.20 WIB.
Namun, situasi berubah menjadi mencekam ketika ada orasi yang mengajak peserta demontrasi untuk bergerak maju.
Sat itu, salah satu demonstran menyuarakan keinginan untuk bertemu dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Puncaknya ketika mengajak massa beranjak dari duduknya untuk lebih maju ke depan mendekati gerbang Gedung Grahadi sisi barat.
Selang beberapa lama, massa aksi tiba-tiba melempar botol plastik ke arah, personel yang berjaga di dalam Gedung Grahadi.
Mereka juga merusak pagar besi di sebelah pagar utama yang baru saja dilakukan perbaikan.
Baca juga: Kondisi Terkini Demo Warga Surabaya 031 Melawan Depan Grahadi, Kritisi MBG dan Kenaikan BBM
Saat situasi mulai panas, sekelompok orang tidak dikenal tiba-tiba datang menggeber motor.
Belum diketahui pasti, apakah termasuk massa demonstrasi atau tidak.
Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian pun mengimbau agar massa aksi demonstrasi untuk tetap kondusif.
"Kepada demonstrasi, kami mengimbau untuk tertib. Saya minta supaya tenang. Teman-teman massa aksi untuk tertib," kata polisi.
Baca juga: Ratusan Massa Gelar Aksi Indonesia Sekarat di Depan Gedung Grahadi Surabaya
Imbauan itu justru tidak dihiraukan oleh massa aksi.
Uniknya, di tengah kericuhan aksi, mereka justru bernyanyi lagu kebanggan Bonek untuk Persebaya.
Hingga pukul 18.52 WIB, situasi belum kondusif. Pihak kepolisian pun masih terus berjaga.