Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah harga komoditas pangan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami penurunan dalam sepekan terakhir ini.
Hal tersebut dirasakan konsumen setelah operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak beroperasi di saat libur sekolah.
Penurunan paling terasa terjadi pada komoditas telur ayam dan daging ayam broiler yang sebelumnya mengalami kenaikan saat kebutuhan pasokan meningkat.
Harga telur yang sebelumnya berada di kisaran Rp 27 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 22,5 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram di tingkat warung.
Pelaku usaha rumahan di Pangandaran, Mardiana (31), mengaku merasakan langsung dampak penurunan harga tersebut terhadap biaya produksi usahanya.
"Alhamdulillah sekarang banyak yang jual lebih murah. Tadi saya beli telur Rp22,5 ribu per kilogram, di warung lain ada juga yang Rp25 ribu per kilogram," ujar Mardiana kepada Tribun Jabar di rumahnya, Jumat (26/6/2026) sore.
Baca juga: Silaturahmi Akbar Relawan MBG Ciamis Dukung Keberlanjutan Program Strategis Nasional
Baca juga: Relawan SPPG Kabupaten Tasikmalaya Gelar Demo, Minta Program MBG Dilanjutkan
Menurutnya, saat program MBG masih beroperasi, harga telur sempat menyentuh Rp 28 ribu per kilogram.
Sebagai pelaku usaha kue rumahan, Mardiana mengaku kebutuhan telur cukup besar karena digunakan sebagai bahan campuran adonan.
"Sekali belanja saya bisa tiga sampai lima kilogram untuk kebutuhan adonan tepung kue. Jadi ketika harga turun seperti sekarang cukup membantu," katanya.
Selain telur, penurunan harga juga terjadi pada daging ayam broiler potong.
Harga daging ayam yang sebelumnya berada di atas Rp 30 ribu per kilogram di warung kini turun menjadi sekitar Rp 25 ribu per kilogram.
Seorang warga Kecamatan Padaherang, Wiwi (41), mengatakan harga daging ayam saat ini lebih terjangkau dibanding beberapa pekan sebelumnya.
"Daging ayam sekarang murah. Kemarin saya beli satu kilogram cuma Rp 25 ribu. Kalau beli kepala sama ceker cuma Rp 10 ribu per kilogram," ucap Wiwi. (*)