BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Biosolar di sejumlah SPBU di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, terpantau habis terjual, Jumat (26/6/2026).
Salah satu titik yang mengalami kondisi tersebut yakni SPBU Bitahan di Jalan Brigjen Hasan Basri, Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan terutama armada angkutan material batu tampak mengular di sekitar area SPBU.
Sejumlah kendaraan bahkan sudah memarkirkan unitnya sejak malam hari untuk menunggu pengisian pada esok pagi.
Pengawas SPBU Bitahan, Zainuddin, mengatakan stok Biosolar habis lebih dulu sekitar pukul 13.00 Wita.
Baca juga: Jaksa Bongkar Modus Korupsi di PDAM Barito Kuala, Diduga Selewengkan Pembayaran Rekening Air
Baca juga: Penjelasan PLN Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Kalsel: Demi Jaga Keandalan Sistem
Sementara stok Pertalite menyusul habis terjual sekitar pukul 17.00 Wita.
“Untuk Biosolar habis sekitar jam 13.00 Wita. Kemudian Pertalite habis sekitar jam 17.00 Wita,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, pelayanan pengisian masih berlangsung untuk BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo sambil menunggu pasokan berikutnya dari Pertamina.
“Untuk hari ini sudah selesai. Pertalite dan Biosolar kembali dijual besok pagi sekitar pukul 07.00 Wita,” katanya.
Meski pengisian telah dihentikan, antrean kendaraan tetap terlihat memadati kawasan sekitar SPBU.
Deretan dum truk dan armada angkutan material batu terparkir di sisi jalan nasional.
Pantauan di lapangan, antrean tidak hanya berada di depan kawasan sekitar Markas Kodim 1010 Tapin, tetapi memanjang di sisi kanan dan kiri jalan.
Sejumlah kendaraan yang antre terlihat ditinggal pengemudinya. Kaca kendaraan ditutup rapat dan unit dibiarkan terparkir untuk mempertahankan antrean menjelang distribusi BBM kembali dibuka pada pagi hari.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)