PANGKALPINANG, BABEL NEWS - KH Zainuddin Alwi dipercaya menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang periode 2026–2031.
Zainuddin dipercaya memimpin MUI Kota Pangkalpinang selama lima tahun ke depan melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (23/6/2026).
Adapun jabatan sekretaris umum diisi oleh KH Delip Atmaja.
Zainuddin Alwi menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan Musda VI MUI Kota Pangkalpinang.
"Pelaksanaan Musda MUI Kota Pangkalpinang berjalan dengan lancar sesuai dengan deadline waktu yang telah kita tetapkan melalui pleno 1,” kata Zainuddin, Kamis (25/6/2026).
“Tidak ada istilah voting-voting, tidak ada istilahnya main tulis-tulis apa pun. Yang penting musyawarah mufakat untuk memberi amanah dan tanggung jawab besar ini kepada kami, satu suara bulat kepada kami semua," lanjutnya.
Menurut Zainuddin, jabatan tersebut merupakan sebuah amanah yang berat.
Ia pun menolak anggapan dirinya dipilih karena menjadi yang paling berilmu ataupun paling mampu.
"Semua ini berkat dorongan para ustaz dan kiai yang tergabung dalam MUI Kota Pangkalpinang dan MUI kecamatan," ujarnya.
Ke depan, Zainuddin berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan program kerja kepengurusan lama yang dinilai sudah berjalan dengan baik.
Dia juga mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan mengembangkan MUI Kota Pangkalpinang sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan di tengah-tengah umat.
“Semoga tergabungnya kita dalam kepengurusan ini dapat menjadi wasilah untuk mengumpulkan pundi-pundi amal kebaikan untuk kehidupan akhirat," tutur Zainuddin.
Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung KH Hasan Rumata menekankan keutamaan menjaga persatuan, kekompakan, dan keteraturan dalam perjuangan Islam layaknya sebuah bangunan yang tersusun kokoh.
"Kami berharap semoga kepengurusan baru ini (MUI Kota Pangkalpinang–red) menghasilkan gerakan-gerakan yang lebih baik dari sebelumnya. MUI harus selalu ada untuk kepentingan umat serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat secara terstruktur dan masif," kata Hasan. (riz)