Bawaslu-FISIP UIN Dirikan Pusat Edukasi Pemilu, Perkuat Literasi Demokrasi
Nur Nihayati June 27, 2026 05:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - FISIP UIN Ar-Raniry menggandeng Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banda Aceh menginisiasi rencana strategis jangka panjang berupa pendirian Pusat Edukasi Pemilu di lingkungan kampus setempat, Jumat (26/6/2026).

Lewat gagasan ini, FISIP menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pelopor gerakan sadar demokrasi di kalangan akademisi.

Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata dalam memperkuat literasi politik dan mencetak generasi muda yang kritis terhadap jalannya demokrasi di Indonesia.

Rencana tersebut dimatangkan dalam pertemuan silaturahmi di Gedung FISIP UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, pada Jumat (26/6/2026).

Baca juga: IAPA Aceh Dilantik, FISIP UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Nasional Menakar Nasib Aceh Pasca 2027

Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan FISIP dan komisioner Bawaslu Banda Aceh tidak hanya membahas cetak biru (blueprint) pusat edukasi, melainkan juga membuka peluang strategis bagi mahasiswa untuk berkiprah di kancah nasional melalui Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI Tahun 2026.

Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muji Mulia M.Ag menekankan, tantangan demokrasi ke depan memerlukan keterlibatan aktif dari dunia kampus secara konsisten.

Menurutnya, untuk melahirkan pemilu yang berkualitas dan menghasilkan pemilih yang rasional, edukasi tidak boleh bersifat musiman atau hanya ramai menjelang pesta demokrasi lima tahunan saja.

Katanya, pendidikan politik dan pengawasan pemilu adalah proses yang harus berjalan secara berkelanjutan (sustainable).

Kampus, khususnya mahasiswa, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi motor penggerak. Oleh karena itu, keberadaan Pusat Edukasi Pemilu di FISIP UIN Ar-Raniry ini menjadi hal yang sangat penting sebagai laboratorium peradaban politik yang sehat, tegas Prof. Muji Mulia.

Ketua Bawaslu Banda Aceh, Eli Safrida, menyatakan komitmen dan dukungan penuh lembaga terhadap rencana pendirian pusat edukasi tersebut.

Bawaslu menilai, FISIP UIN Ar-Raniry memiliki modal intelektual yang kuat untuk menjadi benteng pertahanan pemilu yang bersih dan partisipatif di Serambi Mekah.

Ia juga mengajak mahasiswa ikut Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI Tahun 2026 pada 25 hingga 30 Oktober 2026 mendatang di Jakarta. Karena ia melihat potensi luar biasa dari mahasiswa FISIP UIN Ar-Raniry.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Eka Januar M.Soc.Sc menyampaikan, melalui sinergi ini, kedua lembaga ini berharap dapat menciptakan ekosistem akademik yang tidak hanya melahirkan sarjana, tetapi juga mencetak agen perubahan yang mengawal nilai-nilai keadilan pemilu demi masa depan demokrasi bangsa yang lebih sehat dan berintegritas.(*)

Baca juga: Inovasi Mahasiswa PGMI UIN Ar-Raniry, Ciptakan Media Pembelajaran Panel Surya untuk Murid SD/MI

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.