Hat-trick Dembélé Antar Prancis Kalahkan Norwegia dalam Penentuan Grup Piala Dunia
Budi Santoso June 27, 2026 07:52 AM

Ousmane Dembélé mencetak hat-trick pertama Prancis di Piala Dunia sejak trigol Kylian Mbappé di final 2022, dengan tiga gol sebelum jeda babak pertama yang membawa Les Bleus menang 4–1 atas Norwegia di Boston. Mbappé memberikan assist untuk dua gol pertama sebelum Aurélien Tchouaméni mengirim umpan untuk gol ketiga, dengan Dembélé berulang kali menusuk dari sisi kanan dan menuntaskan dengan kaki kirinya.

Thelo Aasgaard sempat memberi harapan bagi Norwegia pada menit ke-21, namun penyelamatan penalti Mike Maignan dari Jørgen Strand Larsen di menit ke-50 memupus peluang kebangkitan. Désiré Doué menambah gol keempat di masa tambahan waktu, memastikan Prancis menutup fase Grup I dengan sembilan poin sempurna. GOAL mengulas para pemenang dan pihak yang kalah dari laga Norwegia melawan Prancis ini.

Dembélé tampil sebagai pemain paling menonjol di babak grup Piala Dunia berkat hat-trick sensasional di babak pertama. Tiga golnya datang pada menit ke-7, ke-20, dan ke-32, semuanya dengan pola serangan yang sama—menerima bola di kanan, memotong ke dalam ke kaki kiri, lalu melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Egil Selvik.

Pergerakan sang winger terus menemukan celah di lini belakang Norwegia. Umpan visioner Mbappé membuka ruang untuk dua gol pertamanya, sementara assist Tchouaméni melengkapi trigol tersebut. Pertahanan Norwegia tampak tak mampu menyesuaikan diri dengan gerakan khas Dembélé, meski sudah mengetahui ancamannya.

Hat-trick itu menjadi yang pertama oleh pemain Prancis di Piala Dunia sejak tiga gol Mbappé melawan Argentina pada final 2022. Dembélé ditarik keluar pada menit ke-65 setelah menuntaskan tugasnya dengan sempurna, meninggalkan Prancis dengan kedalaman dan opsi serangan yang solid menjelang babak gugur.

Maignan menjadi penentu di babak kedua ketika ia terbang ke sisi kiri untuk menggagalkan penalti Strand Larsen di menit ke-50. Saat itu Prancis unggul 3–1 dan Norwegia mulai menekan setelah mendapatkan penalti melalui aksi Oscar Bobb, namun penyelamatan tersebut mengakhiri harapan realistis mereka untuk bangkit.

Penyelamatan itu bukan satu-satunya kontribusi Maignan. Ia juga menggagalkan dua peluang Bobb dari permainan terbuka—pada menit ke-64 setelah sang winger memotong ke dalam, dan di menit ke-72 setelah kesalahan umpan pemain Prancis. Penempatan posisi serta keputusannya keluar dari gawang pada menit ke-52 juga mencegah Mbappé harus mengejar bola terobosan.

Tanpa penyelamatan penalti Maignan, Norwegia bisa saja hanya tertinggal satu gol dengan sisa 40 menit pertandingan. Namun berkat aksinya, Prancis mampu mengendalikan sisa laga dengan tenang, dan kemenangan mereka tidak pernah benar-benar terancam setelah jeda.

Strand Larsen mengalami malam yang mengecewakan sebagai ujung tombak Norwegia, gagal di dua momen penting. Penalti pada menit ke-50 dieksekusi tanpa keyakinan—terlalu ke tengah dan tanpa kekuatan serta akurasi—sehingga Maignan dapat menepisnya dengan mudah dan menggagalkan peluang terbaik Norwegia untuk memperkecil ketertinggalan.

Sebelumnya, sang penyerang juga menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-14 ketika ia mengontrol bola dengan baik di depan Dayot Upamecano, namun tembakan kaki kanannya melambung di atas mistar dari jarak dekat. Kedua peluang yang gagal itu datang di saat Norwegia sangat membutuhkan ketajamannya.

Menggantikan Erling Haaland yang diistirahatkan, Strand Larsen bekerja keras sebagai target man namun gagal memberikan ketajaman yang dibutuhkan Norwegia. Kegagalannya mengeksekusi penalti saat skor 3–1 terbukti fatal, menghapus peluang timnya untuk menekan dominasi Prancis di pertandingan ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.