TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebanyak 23 orang anak yatim atau yatim piatu menerima bantuan seragam dan alat sekolah di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Kamis 25 Juni 2026.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua/wali murid dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru.
Pemkab Jembrana juga mengapresiasi wujud kepedulian sosial yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.
Menurut data yang berhasil diperoleh, alokasi dana CSR untuk Kelurahan Tegalcangkring tercatat sebesar Rp47.658.000.
Baca juga: ZAP Clinic Gelar Aksi CSR Renovasi PAUD RA Cahaya Baru di Jembrana, Renovasi Bangunan Jadi Nyaman
Dana tersebut dimanifestasikan ke dalam dua kegiatan utama, yakni program bedah warung serta pengadaan seragam dan alat sekolah untuk anak yatim/piatu.
Sementara, secara keseluruhan, total dana CSR yang dikucurkan oleh BUMDesma pada tahun 2026 ini mencapai Rp425.352.852.
Dana ini disebar secara proporsional ke 10 desa dan 1 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Mendoyo.
"Bantuan yang diberikan ini harus tepat, mulai dari ukuran sepatu, baju, hingga celana. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat dan tidak sia-sia," ujar Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai menyerahkan bantuan tersebut, Kamis 25 Juni 2026.
Bupati asal Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan ini memberikan pesan kepada seluruh siswa.
Ia menyampaikan siswa harus tetap semangat. Siswa tersebut diberikan motivasi mendalam agar mereka tidak berkecil hati dan tetap menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
"Untuk anak-anakku sekalian, harus tetap semangat. Meskipun dalam situasi yang penuh tantangan seperti sekarang, tetaplah optimis. Roda kehidupan pasti berputar, teruslah belajar dengan giat," pesannya.
Dia juga sangat mengapresiasi BUMDesma Cahaya Eksa Mandiri yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial di wilayahnya melalui program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana, menjelaskan bahwa alokasi dana CSR yang dikucurkan oleh BUMDesma disebar secara proporsional ke 10 desa dan satu kelurahan.
Selain pembagian seragam dan alat sekolah, kata dia, sinergi program sosial ini juga menyasar sektor lain.
Salah satunya adalah program bedah warung, sebelumnya telah diresmikan oleh Bupati Jembrana di Desa Yehembang dan Kelurahan Tegalcangkring.
Sementara untuk program bedah rumah dan servis rumah dipusatkan di Desa Penyaringan.
"Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BUMDesma, Pemerintah Kabupaten Jembrana, dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang besar dan memicu semangat gotong royong yang lebih kuat ke depan," tandasnya.