Argentina telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup J dengan satu pertandingan tersisa, sementara Portugal berada dalam posisi kuat untuk menyusul mereka ke tahap tersebut.
Mungkin Anda sudah menyadarinya, tetapi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tampil di Piala Dunia kali ini.
Dua megabintang dari generasi mereka ini memiliki rivalitas panjang dan penuh cerita, yang terutama berakar dari masa kejayaan mereka sebagai pemain utama Barcelona dan Real Madrid.
Tetapi apakah ada kemungkinan kita akan melihat mereka saling berhadapan sekali lagi — dan jika iya, apa yang harus terjadi agar Argentina dan Portugal bisa bertemu di lapangan?
Keduanya nyaris memonopoli penghargaan Ballon d'Or antara tahun 2008 hingga 2021, dengan Luka Modric menjadi satu-satunya pemain yang berhasil memutus dominasi mereka dalam periode tersebut.
Para penggemar paling fanatik dari kedua kubu telah lama berdebat mengenai siapa di antara keduanya yang pantas disebut sebagai pemain terbaik pada eranya — atau bahkan sepanjang masa — meskipun banyak yang berpendapat bahwa jawabannya jelas adalah Messi.
Akan sangat menarik, tentu saja, jika keduanya bisa kembali bertemu di turnamen ini.
Ada beberapa skenario berbeda yang dapat membuka jalan bagi pertemuan antara Portugal dan Argentina di babak gugur Piala Dunia.
Skenario paling sederhana adalah Portugal memenangkan grupnya dengan mengalahkan Kolombia pada Sabtu sore. Hasil itu akan menempatkan mereka di bagian undian yang sama dengan Argentina, dan kedua tim bisa bertemu di perempat final pada Sabtu, 11 Juli di Kansas City — jika keduanya berhasil mencapai tahap tersebut.
Namun, jika Portugal gagal mengalahkan Kolombia dan finis sebagai runner-up grup, mereka akan masuk ke sisi undian yang berbeda. Itu berarti Portugal hanya bisa bertemu Argentina jika keduanya mencapai final di Stadion MetLife di New Jersey pada Minggu, 19 Juli, atau dalam perebutan tempat ketiga di Stadion Hard Rock, Miami, sehari sebelumnya.
Skenario di mana Portugal finis di posisi ketiga Grup K tampak sangat kecil kemungkinannya. Untuk itu terjadi, mereka harus kalah dari Kolombia sementara Republik Demokratik Kongo mengalahkan Uzbekistan, dan hasil skor harus sedemikian rupa sehingga tim Afrika tersebut mampu membalikkan selisih enam gol dalam selisih gol.
Namun, jika hal luar biasa itu terjadi, Portugal akan menghadapi juara Grup L di babak berikutnya — yang berarti mereka akan berada di sisi undian yang sama dengan Argentina. Dalam skenario ini, kedua tim bisa bertemu di semifinal di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Rabu, 15 Juli.
Messi dan Ronaldo telah berhadapan sebanyak 36 kali sepanjang karier mereka. Pertemuan pertama terjadi saat Manchester United menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2008.
Barcelona membalas dendam setahun kemudian di final, dan Messi memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan di antara tim-tim mereka: 16 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 11 kekalahan. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada 2020, ketika Barcelona menghadapi Juventus di babak grup Liga Champions.
Namun, di level internasional, keduanya baru dua kali bertemu sebelumnya.
Argentina memenangkan pertandingan persahabatan tahun 2011 dengan skor 2-1, di mana Messi mencetak gol kemenangan di menit akhir setelah Ronaldo sempat menyamakan kedudukan untuk Portugal.
Portugal membalas pada pertemuan kedua tahun 2014 di Old Trafford dengan kemenangan 1-0 dalam laga persahabatan, meski gol penentu lahir di masa tambahan waktu setelah kedua pemain telah digantikan saat jeda babak pertama.