TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Belum genap sebulan setelah kasus perempuan yang tewas diduga dibakar mantan suaminya di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, peristiwa serupa kembali terjadi di Kalimantan Tengah.
Kali ini, seorang perempuan berinisial TLD (43) di Kabupaten Kotawaringin Timur, mengalami luka bakar serius usai insiden kebakaran, terjadi setelah bertengkar atau cekcok dengan pria berinisial SM disebut sebagai kekasihnya.
Peristiwa itu terjadi Rabu (26/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani operasi dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Saat ditemui Tribunkalteng.com di ruang perawatan, pada Jumat (26/6/2026) malam, TLD menceritakan awal mula kejadian yang dialaminya.
Menurutnya, pertengkaran bermula setelah ia menemukan percakapan di telepon seluler milik SM yang diduga berisi ajakan berselingkuh dengan seorang perempuan yang telah bersuami.
Awalnya, SM membantah tuduhan tersebut. Namun setelah korban meminta tangkapan layar percakapan dari perempuan yang bersangkutan, isi percakapan itu disebut berbeda dengan penjelasan yang diberikan.
"Dia bilang chat itu hanya menjelaskan kalau dia sudah punya istri dan meminta perempuan itu jangan mengganggu rumah tangganya. Tapi setelah saya minta screenshot, ternyata dia malah mengajak perempuan itu menjalin hubungan di belakang suaminya," kata TLD.
Pertengkaran pun tak terhindarkan. Setelah itu, SM sempat pergi dari rumah dengan alasan bekerja.
Korban kemudian memblokir nomor telepon pria tersebut. Tak lama kemudian, SM kembali menghubunginya menggunakan nomor milik kerabatnya, namun nomor itu juga diblokir.
Beberapa saat kemudian, SM kembali datang ke rumah.
Sebelum pria itu tiba, korban mengaku sempat melihat sekitar dua liter pertalite berada di samping rumah. Saat itu ia tidak menaruh curiga.
Ketika kembali bertemu, pertengkaran kembali terjadi hingga korban mengaku tubuhnya disiram pertalite.
"Dia langsung menyiram badan saya. Setelah itu dia juga menyiram badannya sendiri sambil bilang, 'ayo kita mati dua-duanya, sehidup semati'," ujarnya.
Korban mengatakan, pelaku tersebut kemudian menyalakan korek api yang awalnya diduga hanya untuk menakut-nakuti. Namun api justru menyambar hingga membakar tubuh keduanya.
"Saat api menyala, kami berdua langsung lari ke kamar mandi untuk memadamkan api," tuturnya.
Akibat peristiwa itu, TLD mengalami luka bakar serius dan harus menjalani operasi.
Sementara SM mengalami luka bakar di bagian wajah dan dikabarkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.
Korban mengaku hubungan asmara mereka baru berlangsung sekitar enam bulan. Setelah kejadian tersebut, ia memastikan tidak ingin lagi melanjutkan hubungan dengan pria tersebut.
"Saya sudah tidak mau lagi berhubungan dengan dia," katanya.
Menurut TLD, sebelum kejadian itu SM juga beberapa kali melontarkan ancaman apabila hubungan mereka berakhir.
"Dia sering bilang kalau kami putus saya akan dibunuh. Bahkan pernah mengancam akan membakar rumah," ungkapnya.
Baca juga: Breaking News, Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Palangka Raya, PLN Sebut Ini Penyebab Utamanya
Baca juga: Breaking News, Polisi Ungkap Kasus Pria Tewas di Kebun Sawit Mentaya Hulu, Terduga Diamankan
Korban mengatakan pihak kepolisian telah mendatanginya sejak malam kejadian untuk meminta keterangan.
Namun saat itu dirinya masih dalam kondisi syok sehingga belum bisa memberikan keterangan secara lengkap.