TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai membangun gedung Central Sterile Supply Department (CSSD) dan Laundry di UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida, Bali.
Fasilitas penunjang medis tersebut dibangun karena kondisi gedung lama dinilai sudah tidak memadai untuk mendukung pelayanan rumah sakit yang terus berkembang.
Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut pada Kamis 25 Juni 2026.
Pembangunan CSSD dan Laundry ini menjadi bagian dari upaya peningkatan standar pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Baca juga: RSUD Karangasem Bali Berpeluang Dapat Tambahan Alkes, Kemenkes Dukung Pembangunan IGD Terintegrasi
Bupati Satria mengatakan, kebutuhan terhadap fasilitas sterilisasi semakin meningkat seiring bertambahnya layanan, termasuk tindakan operasi di RSUD Gema Santi Nusa Penida.
Sementara itu, fasilitas CSSD yang tersedia saat ini belum memenuhi standar dan tidak lagi representatif.
“Gedung CSSD dan Laundry yang ada saat ini kondisinya sudah tidak layak. Dengan meningkatnya kebutuhan tindakan operasi, diperlukan fasilitas sterilisasi yang memadai untuk menjaga keamanan pasien dan kualitas pelayanan,” kata Satria, Jumat 27 Juni 2026.
Gedung CSSD nantinya akan berfungsi sebagai pusat pengelolaan proses sterilisasi alat kesehatan sebelum digunakan dalam pelayanan medis.
Sedangkan fasilitas laundry akan mendukung penyediaan linen rumah sakit yang bersih dan memenuhi standar pengendalian infeksi.
Menurut Satria, pembangunan fasilitas ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pelayanan RSUD Gema Santi sebagai rumah sakit rujukan di kawasan Nusa Penida.
“Pembangunan ini sejalan dengan upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah kepulauan Nusa Penida melalui pengembangan pelayanan RSUD Gema Santi Nusa Penida,” ujarnya. (mit)