Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Insiden kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh faktor kelelahan berkendara kembali memakan korban di jalur rawan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatra, Lampung Selatan.
Baca juga: Motor dan Innova Terlibat Kecelakaan di Tangerang, Satu Orang Tewas
Satu unit minibus Toyota Kijang Innova dilaporkan mengalami ringsek berat setelah hilang kendali dan berputar arah di tengah jalan hingga berujung dihantam oleh truk fuso dari arah belakang.
Peristiwa nahas yang terjadi pada waktu subuh tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Akibat benturan keras antar-kendaraan besar tersebut, dua orang penumpang minibus dilaporkan menderita luka serius dan patah tulang.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi para korban dan mengamankan bangkai kendaraan guna mencegah kemacetan panjang.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut tepatnya terjadi di Jalinteng KM 20-21, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Dampak dari benturan hebat ini memicu kerugian materiil yang ditaksir menembus angka Rp50 juta.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Erza Trisyahputra Nasution, membeberkan bahwa petaka subuh itu bermula saat Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BE 1432 BY melaju kencang dari arah Bandar Lampung menuju arah Bandar Jaya, Lampung Tengah.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Bobot Tinjau (29), seorang warga Kampung Kejayaan, Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi mata, minibus tersebut dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Sesampainya di titik lokasi kejadian, sang sopir diduga kuat berada dalam kondisi fisik yang tidak prima atau terserang kantuk berat hingga berujung pada hilangnya kendali kemudi (out of control).
"Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan, oleng ke kiri, lalu berputar arah," urai AKP Erza Trisyahputra melalui keterangan rilis resminya.
Nahasnya, pada saat bersamaan dan dari arah yang seirama, meluncur satu unit truk fuso bernomor polisi BE 8455 GY. Truk bermuatan berat tersebut dikemudikan oleh pria berinisial S (45), warga Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat.
Karena jarak ruang antar-kedua kendaraan sudah terlampau dekat akibat posisi Innova yang mendadak melintang berputar arah, upaya pengereman darurat gagal dilakukan dan tabrakan hebat pun tak dapat dielakkan lagi.
Bagian bodi belakang sebelah kanan Toyota Kijang Innova langsung menghantam moncong depan truk fuso dengan sangat keras.
Akibat insiden berdarah ini, penumpang Kijang Innova bernama Martilde C (25) mengalami luka robek dan lecet di bagian kepala serta menderita cedera patah tangan.
Sementara penumpang lainnya yang berinisial O (29), dilaporkan beruntung karena hanya mengalami luka lecet ringan pada bagian tangan. Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Natar Medika guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Hingga saat ini, personel Satlantas Polres Lampung Selatan telah merampungkan olah TKP awal, memeriksa para pengemudi, serta mengamankan dokumen kendaraan demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi pun mengetuk kesadaran para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi hari.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )