TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Selatan pada Sabtu siang, 27 Juni 2026, pukul 11:01:48 WIB.
Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di akun X BMKG, pusat gempa (episentrum) berada di laut, berjarak sekitar 18 kilometer arah barat Kabupaten Aceh Selatan.
Secara geografis, koordinat gempa terletak pada 3,25 Lintang Utara (LU) dan 97,09 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman pusat gempa (hiposentrum) mencapai 22 kilometer.
Gempa ini dilaporkan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Selatan dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity).
Seperti Apa Rasanya Getaran III-IV MMI?
Skala MMI digunakan oleh BMKG untuk mengukur seberapa kuat guncangan gempa yang dirasakan oleh manusia dan dampaknya pada lingkungan sekitar.
Berdasarkan definisi resmi dari BMKG, berikut adalah rincian getaran skala III dan IV MMI:
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu.
Pada skala ini, orang yang sedang diam atau berada di dalam ruangan akan merasakan getaran yang jelas, namun biasanya tidak sampai menimbulkan kepanikan atau kerusakan fisik pada bangunan.
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderit dan dinding berbunyi.
Guncangan pada skala ini jauh lebih nyata.
Selain membuat benda-benda gantung bergoyang, getarannya cukup kuat hingga mampu mengejutkan orang yang sedang tidur dan membuat dinding rumah mengeluarkan suara derit.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini