Terbatasnya Stok Picu Kenaikan Harga Cabai Keriting di Pasar Binaiya Masohi
Mesya Marasabessy June 27, 2026 12:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Komoditas pasar cabai keriting alami kenaikan harga yang signifikan di Pasar Binaiya, Kota Masohi, Maluku Tengah.

‎Saat ini cabai keriting dipasarkan Rp 80 ribu per kilo dari sebelumnya dibanderol standar Rp 30 hingga Rp 45 ribu per kilo.

‎Kenaikan harga ini rupanya dipicu keterbatasan stok cabai keriting di Pasar Binaiya. 

‎Demikian disampaikan Mama Ona, salah satu pedagang di Pasar Binaiya Masohi kepada TribunAmbon, Sabtu (27/6/2026). 

‎"Sekarang yang paling mahal cabai keriting," ujar Mama Ona.

‎Selain cabai keriting, harga tomat pun ikut merangkak naik dipasarkan Rp 40 ribu per kilo. Pemicunya sama, yaitu keterbatasan stok dari distributor.

‎"Tomat juga naik karena stok (terbatas)," tukasnya.

Baca juga: Kapolri Mutasi Besar-besaran di Polda Maluku, Wakapolda hingga Kapolresta Ambon Berganti

Baca juga: Tim Mabes Polri Uji Langsung Hasil Tes Fisik Casis Bintara dan Tamtama di Maluku

‎Dengan patokan harga di kalangan pengecer membuat pedagang tidak berani mengambil banyak stok.

‎Walau begitu, dua komoditas itu cukup diminati pembeli. 

Di satu sisi, kenaikan harga cabai keriting  membuat pedagang mengurangi ukuran ikatan cabai.

‎Berbeda dari cabai keriting, cabai rawit terpantau melandai dengan harga pasaran Rp 60 ribu per kilo. 

‎"Yang masih standar itu cili kecil (cabai rawit)," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.