Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Komoditas pasar cabai keriting alami kenaikan harga yang signifikan di Pasar Binaiya, Kota Masohi, Maluku Tengah.
Saat ini cabai keriting dipasarkan Rp 80 ribu per kilo dari sebelumnya dibanderol standar Rp 30 hingga Rp 45 ribu per kilo.
Kenaikan harga ini rupanya dipicu keterbatasan stok cabai keriting di Pasar Binaiya.
Demikian disampaikan Mama Ona, salah satu pedagang di Pasar Binaiya Masohi kepada TribunAmbon, Sabtu (27/6/2026).
"Sekarang yang paling mahal cabai keriting," ujar Mama Ona.
Selain cabai keriting, harga tomat pun ikut merangkak naik dipasarkan Rp 40 ribu per kilo. Pemicunya sama, yaitu keterbatasan stok dari distributor.
"Tomat juga naik karena stok (terbatas)," tukasnya.
Baca juga: Kapolri Mutasi Besar-besaran di Polda Maluku, Wakapolda hingga Kapolresta Ambon Berganti
Baca juga: Tim Mabes Polri Uji Langsung Hasil Tes Fisik Casis Bintara dan Tamtama di Maluku
Dengan patokan harga di kalangan pengecer membuat pedagang tidak berani mengambil banyak stok.
Walau begitu, dua komoditas itu cukup diminati pembeli.
Di satu sisi, kenaikan harga cabai keriting membuat pedagang mengurangi ukuran ikatan cabai.
Berbeda dari cabai keriting, cabai rawit terpantau melandai dengan harga pasaran Rp 60 ribu per kilo.
"Yang masih standar itu cili kecil (cabai rawit)," pungkasnya. (*)