PROHABA.CO - Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu, membantah keras informasi yang beredar di media sosial Facebook yang menyebutkan adanya aksi pembegalan terhadap dua orang yang disebut sebagai pasangan abang dan adik di wilayah hukumnya.
Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan pembegalan, melainkan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oleh dua orang terduga pelaku.
Menurut Kapolsek, kedua korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wulan Windy, Jalan Marelan Pasar IV, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, akibat luka serius yang mereka alami dalam insiden tersebut.
Kronologi Berawal dari Cekcok di Pinggir Jalan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, tepatnya di depan lapangan sepak bola, pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Insiden bermula dari cekcok mulut antara korban perempuan berinisial CHS (21) dengan seorang perempuan terduga pelaku berinisial S.
Perselisihan yang awalnya berupa adu mulut tersebut kemudian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan fisik.
Dalam situasi tersebut, S disebut langsung melakukan pemukulan terhadap CHS.
Tidak lama berselang, seorang pria berinisial RA yang merupakan rekan S datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.
Baca juga: Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Lamgugob Banda Aceh, Tersangka Peragakan 62 Adegan
Setibanya di tempat kejadian, RA melihat abang kandung CHS, yakni Chairil Anwar Hasibuan (23), berada di lokasi.
RA kemudian mendekati korban dan mempertanyakan dugaan aktivitas perekaman yang disebut dilakukan oleh korban.
“Terduga pelaku RA kemudian menanyakan kepada Chairil kenapa direkam.
Kemudian abangnya mengelak tidak ada merekam, lalu RA langsung menyerang korban,” ujar AKP D Raja Putra Napitupulu, Jumat (26/6/2026).
Korban Dihujani Tikaman, Luka Serius di Pelipis dan Pinggang
Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu, pihaknya belum mengetahui secara pasti motif utama di balik keributan hebat antarkedua belah pihak tersebut.
Situasi yang semakin memanas membuat RA diduga melakukan penikaman menggunakan senjata tajam terhadap Chairil Anwar Hasibuan secara membabi buta.
Akibatnya, korban mengalami luka robek serius di bagian pelipis mata serta luka tusuk di bagian pinggang kiri belakang.
Dalam kondisi terluka parah dan bersimbah darah, korban berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri sekaligus mencari pertolongan medis.
Kapolsek Medan Labuhan menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait motif pasti di balik peristiwa tersebut.
Namun, berdasarkan keterangan sementara, antara korban dan pelaku diketahui sudah saling mengenal satu sama lain.
“Diduga ada dendam pribadi antara adik korban dengan terduga pelaku S yang kemudian berujung pada penganiayaan terhadap abang adiknya,” jelasnya.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini 7 Cara Sederhana Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Pelaku Diduga Kabur, Rumah Kosong Saat Digerebek Polisi
Berdasarkan data kependudukan, korban diketahui merupakan warga Lingkungan 25, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.
Sementara dua terduga pelaku, RA dan S, berdomisili di Jalan Benteng Pasar IV Timur, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Setelah menerima laporan, personel Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan langsung bergerak menuju kediaman para terduga pelaku untuk melakukan penangkapan.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, rumah tersebut sudah dalam keadaan kosong karena para pelaku diduga telah melarikan diri.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku.
Di sisi lain, korban telah dilakukan visum et repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan dan pengumpulan bukti.
Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami status hubungan antara RA dan S, yang sebelumnya beredar informasi bahwa keduanya merupakan pasangan suami istri, namun hal tersebut belum dapat dipastikan.
Polisi memastikan akan menuntaskan kasus ini hingga para pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Begal Sadis Bacok Siswa SMA di Kota Binjai, Sepeda Motor Vario dan Ponsel Ikut Dirampas
Baca juga: Taruna Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal Dunia, Jenazah Dipulangkan ke Sabang