Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Aksi pencurian boks panel lampu penerangan jalan umum (PJU) kian marak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, puluhan boks panel dilaporkan raib digondol pelaku.
Kondisi tersebut, mengakibatkan sejumlah ruas jalan mengalami pemadaman lampu dan menimbulkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, sepanjang tahun 2026 pihaknya mencatat sekitar 30 boks panel PJU hilang akibat pencurian.
"Dalam setahun ini sudah sekitar 30 boks panel yang hilang. Kerugiannya kurang lebih Rp50 juta," ujar Ayep, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Ayep, maraknya pencurian tersebut berdampak langsung terhadap padamnya lampu penerangan jalan di sejumlah titik.
Saat ini, terdapat lima ruas jalan yang terdampak karena lima panel PJU hilang dicuri.
"Dari jumlah itu, ada tiga ruas jalan yang kondisinya gelap gulita, yakni Jalan Raya Ciater di Kecamatan Serpong, Jalan Raya Maruga, dan Jalan Aria Putra di Kecamatan Ciputat," ucap Ayep.
Ayep menjelaskan, para pelaku diduga mengincar boks panel karena di dalamnya terdapat sejumlah komponen kelistrikan yang memiliki nilai jual, seperti KWh meter, sensor photocell, hingga Miniature Circuit Breaker (MCB).
"Dalam panel itu ada KWh meter, sensor photocell, sampai MCB. Itu yang menjadi sasaran pencurian," ujarnya.
Selain boks panel, pelaku kini juga mulai menyasar kabel listrik bawah tanah yang menjadi jaringan penerangan jalan umum.
Menurut Ayep, kasus terbaru terjadi di Jalan Raya Serpong arah Granada menuju Nusaloka.
Pada lokasi tersebut, satu jalur kabel tanam dilaporkan hilang dicuri.
Dishub Tangsel, lanjut Ayep, sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah pencurian berulang.
Salah satunya dengan memberi tanda khusus pada material panel agar tidak mudah diperjualbelikan.
"Kita sudah baret-baretin, kita pilok juga supaya tidak bisa dijual. Tapi tetap saja dicuri," katanya.
Ke depan, kata Ayep, pihaknya akan memperkuat sistem pengamanan boks panel dengan mengganti material pelindung dan sistem penguncinya.
"Nanti platnya kita tebelin. Kuncinya juga akan kita ganti dengan model yang lebih aman. Kita terus berusaha agar tidak mudah dicuri," pungkasnya.
Baca juga: PLN Buka Peluang Pemanfaatan Tiang Listrik untuk PJU di Kabupaten Tangerang
(*)