PROHABA.CO - Nyeri sendi adalah rasa sakit dan tidak nyaman pada sendi, yaitu jaringan yang menghubungkan dan membantu pergerakan antara dua tulang.
Nyeri sendi merupakan keluhan yang ditandai dengan rasa sakit, pegal, kaku, atau ketidaknyamanan pada area persendian, yaitu bagian tubuh yang menghubungkan dua tulang.
Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik usia muda maupun lanjut usia.
Saat nyeri sendi muncul, aktivitas sehari-hari seperti berjalan, naik tangga, mengangkat barang, hingga menggenggam benda dapat terasa lebih sulit dan terbatas.
Sendi memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan tubuh agar tetap fleksibel.
Namun, ketika terjadi gangguan seperti cedera, peradangan, infeksi, atau penyakit tertentu, fungsi sendi dapat terganggu dan menimbulkan rasa nyeri dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat.
Berikut sejumlah penyebab nyeri sendi yang paling umum terjadi.
Cedera menjadi salah satu penyebab paling sering dari nyeri sendi. Kondisi ini dapat terjadi akibat benturan, jatuh, keseleo, atau penggunaan sendi secara berlebihan, misalnya saat berolahraga atau melakukan pekerjaan fisik berat.
Salah satu bentuk cedera yang cukup sering dialami adalah robekan ligamen lutut atau anterior cruciate ligament (ACL), terutama pada atlet atau individu yang aktif dalam olahraga seperti sepak bola, basket, dan futsal.
Cedera ini tidak hanya menyebabkan nyeri, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sendi lutut.
Baca juga: Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Ini 5 Manfaat Kopi untuk Kesehatan
Infeksi virus juga dapat memicu nyeri sendi, meskipun sering kali tidak disadari.
Beberapa penyakit akibat virus seperti demam berdarah dengue, chikungunya, hepatitis C, dan rubella dapat menyebabkan nyeri pada beberapa sendi sekaligus.
Keluhan ini biasanya muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti demam, tubuh lemas, sakit kepala, atau nyeri otot.
Lupus merupakan penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat.
Salah satu gejala awal yang paling sering muncul adalah nyeri pada sendi dan otot.
Lebih dari separuh penderita lupus mengalami keluhan nyeri sendi sebelum muncul gejala lain seperti ruam pada kulit, demam berkepanjangan, atau kelelahan ekstrem.
Kondisi ini bersifat kronis dan memerlukan penanganan medis jangka panjang.
Arthritis atau radang sendi menjadi penyebab utama nyeri sendi, terutama pada orang dewasa dan lanjut usia.
Kondisi ini mencakup berbagai jenis penyakit seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, asam urat, hingga radang sendi akibat infeksi.
Selain nyeri, penderita arthritis biasanya mengalami gejala lain seperti kekakuan sendi, pembengkakan, rasa hangat pada area sendi, serta kesulitan dalam menggerakkan bagian tubuh yang terdampak.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini 7 Cara Sederhana Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Trigger finger adalah gangguan pada jari tangan yang membuat jari terasa terkunci saat ditekuk atau diluruskan.
Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada tendon sehingga pergerakan jari menjadi terbatas.
Selain rasa kaku, penderita juga dapat merasakan nyeri pada pangkal jari hingga pergelangan tangan, terutama saat bangun tidur atau ketika menggenggam benda.
Nyeri sendi juga dapat disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, seperti melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat, mengangkat beban berulang, kurang bergerak dalam waktu lama, atau mengalami keseleo serta melakukan aktivitas fisik yang terlalu intens.
Meski terlihat ringan, kebiasaan ini jika dilakukan terus-menerus dapat memperburuk kondisi sendi dan mengurangi fleksibilitasnya.
Dalam jangka panjang, hal ini dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.
Secara umum, nyeri sendi bukanlah kondisi yang boleh diabaikan.
Mengenali penyebabnya sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat, sehingga fungsi sendi tetap terjaga dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu.
Baca juga: Tak Hanya Susu, Ini 5 Buah yang Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Tulang
Baca juga: Lima Sayuran Kaya Zat Besi yang Baik untuk Mencegah Anemia dan Menjaga Kesehatan Tubuh