TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Struktur kepengurusan organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo untuk masa bakti 2026 kini telah berganti.
Prosesi pengukuhan fungsionaris baru ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., pada Rabu (24/6), yang sekaligus menjadi tonggak awal pergerakan seluruh elemen organisasi di tingkat kampus.
Mereka yang mengucap sumpah jabatan meliputi para aktivis di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK).
Baca juga: UNG Kukuhkan 700 Lulusan di Wisuda ke-61, Rektor Ingatkan Peran Alumni sebagai Agen Perubahan
Agenda sakral ini juga disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi kampus, termasuk para wakil rektor, pimpinan dekanat yang membidangi kemahasiswaan dan alumni di tiap fakultas, serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP).
Dalam arahannya, Rektor Eduart Wolok memberikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan para mahasiswa terpilih mengenai esensi kepemimpinan.
Beliau menegaskan bahwa posisi yang mereka tempati saat ini bukanlah sekadar status sosial di kampus, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang menuntut komitmen total serta integritas dalam menjalankannya.
“Jabatan yang saat ini diemban oleh pengurus merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Seluruh roda organisasi dan kegiatan kemahasiswaan UNG kini berada di pundak seluruh pengurus Ormawa periode 2026,” tegasnya.
Selain itu, Rektor memotivasi segenap elemen ormawa agar mentransformasikan organisasi mereka menjadi pusat inkubasi ide-ide segar nan kreatif, yang kontribusinya dapat memajukan kualitas universitas.
Beliau percaya bahwa kaum muda di kampus memegang peran sentral sebagai motor penggerak pembaruan.
Peran nyata tersebut dapat diwujudkan melalui perancangan agenda kerja yang strategis, proyek peningkatan kapasitas individu, serta berbagai inisiatif sosial yang membawa kemaslahatan bagi seluruh civitas akademika.
“Tuangkan seluruh ide kreatif dan inovasi yang dimiliki dalam program-program yang berdampak. Jadikan organisasi sebagai wadah untuk belajar memimpin, berkolaborasi, serta menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan universitas,” tambahnya.
Rektor juga menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki posisi yang sangat strategis bagi universitas.
Selain menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dan karakter mahasiswa, Ormawa juga merupakan mitra penting kampus dalam mendukung kemajuan dan penguatan bidang kemahasiswaan. (***/UNG)