Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) berkolaborasi dengan Amazon Web Services (AWS), hari ini menyelenggarakan acara puncak Program IndonesiapandAI, sebuah inisiatif pelatihan komputasi awan (cloud computing) dan AI generatif (generative AI) gratis yang dirancang untuk mempercepat kesiapan digital Indonesia, dimulai dari para guru dibawah naungan YPKBI.
Dalam acara yang diselenggarakan di Jakarta, YPKBI merayakan pencapaian kohort yang terdiri dari para guru dari lima sekolah unggulan dalam jaringan YPKBI. Para guru tersebut telah menyelesaikan pelatihan intensif berbasis praktik (hands-on) AI generatif, serta memperoleh kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi internasional AWS Certified AI Practitioner.
Sekolah-sekolah yang berpartisipasi meliputi: SMA Al Hikmah Boarding School (Batu, Jawa Timur), MAN Insan Cendekia Serpong (Tangerang Selatan, Banten), SMA Global Darussalam Academy (Sleman, DI Yogyakarta), SMA Kemala Taruna Bhayangkara (Kab. Bogor, Jawa Barat), dan SMAN 1 Matauli Pandan (Tapanuli Tengah, Sumatera Utara).
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan AWS Indonesia melalui Program IndonesiapandAI. Program ini membuktikan bahwa ketika industri teknologi kelas dunia dan dunia pendidikan bersatu, hasilnya luar biasa, para guru dari 5 sekolah unggulan kami kini tidak hanya memahami Generative AI, tetapi mampu membangun proyek AI mereka sendiri dan mendapat kesempatan meraih sertifikasi AWS AI Practitioner bertaraf internasional. Hal ini selaras dengan visi kami, dalam menyediakan pendidikan berkualitas internasional bagi siswa-siswi di Indonesia, " ujar Dirgayuza Setiawan, Founder & Ketua Dewan Pembina, Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).
Sebanyak 22 guru mengikuti pelatihan di mana mereka belajar membangun aplikasi Generative AI menggunakan PartyRock, platform AWS yang memungkinkan pendidik mendapat pengalaman belajar berbasis AI secara gratis. Para guru ini selanjutnya akan membawa keterampilan baru mereka kembali ke sekolah masing-masing untuk melatih rekan-rekan guru lainnya, sehingga literasi AI dapat menyebar secara berkelanjutan. Model pemberdayaan berbasis guru ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun ekosistem AI yang inklusif.
Meutya Viada Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengawas YPKBI) menyatakan, “AI harus menjadi alat pemerataan kesempatan, bukan sumber kesenjangan baru. Karena itu, pembangunan ekosistem AI Indonesia harus dimulai dari penguatan sumber daya manusia".
Kolaborasi YPKBI dan AWS melalui Program IndonesiapandAI membuktikan bahwa investasi pada satu guru dapat menghadirkan dampak yang jauh lebih besar bagi ribuan peserta didik. Efek berantai inilah yang akan mempercepat lahirnya talenta-talenta digital Indonesia.
Meutya memastikan pemerintah berkomitmen bahwa pemanfaatan teknologi AI dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Setiap anak bangsa, di mana pun berada, harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berinovasi, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital masa depan.
"Dengan cara inilah AI menjadi instrumen pertumbuhan ekonomi sekaligus kemajuan sosial yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.
Salah satu guru peserta program Ahmad Purwanto, S.S., Gr., DPC dari SMA Al Hikmah Boarding School, Malang, mengatakan, "Sebelum program ini, AI terasa jauh dari jangkauan ruang kelas kami. Pelatihan langsung dari industri dan sertifikasi berstandar global yang diberikan telah membantu saya memahami ekspektasi dunia industri yang sesungguhnya. Membangun aplikasi Generative AI sendiri menggunakan PartyRock menunjukkan kepada saya bahwa kami dapat berkarya dengan teknologi AI. Saya sungguh berterima kasih, dan antusias untuk membawa ini ke dalam pembelajaran saya serta membantu rekan-rekan guru lainnya melakukan hal yang sama."
Bagi AWS, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci untuk mempercepat penyiapan talenta digital di Indonesia. "AWS bangga dapat berkolaborasi dengan YPKBI dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kami percaya bahwa ketika industri, pendidikan, dan pemerintah bersatu, akselerasi penyiapan talenta AI Indonesia akan berlipat ganda. Kolaborasi ini mempertemukan kebutuhan industri secara langsung dengan para pengajar yang mencetak generasi penerus bangsa, sehingga satu guru yang terampil hari ini dapat menjadi katalis bagi ribuan inovator di masa depan. IndonesiapandAI merupakan kontribusi nyata AWS dalam mendemokratisasi pelatihan cloud dan AI melalui konten berbahasa Indonesia yang terbuka untuk semua," ujar Yashinta Bahana, Head of APJ Market Expansion & Strategic Partnerships, Training & Certification, AWS.