Manchester United terus dikaitkan dengan rencana perekrutan Maxi Aavjo dari Sporting CP.
Klub asal Inggris tersebut dikabarkan tertarik untuk merekrut bek kiri berusia 26 tahun itu, dan menurut laporan yang disampaikan melalui SportWitness, mereka telah mengirim pemandu bakat untuk memantau aksinya bersama tim nasional Uruguay saat menghadapi Tanjung Verde.
Akan menarik untuk melihat apakah Manchester United akan menindaklanjuti ketertarikan mereka dengan tawaran resmi setelah Piala Dunia usai. Tim asuhan Erik ten Hag memang membutuhkan bek kiri berkualitas, terutama karena Luke Shaw kini telah memasuki usia 30-an.
Pemain bertahan asal Amerika Selatan itu bisa menjadi tambahan yang sangat berharga. Ia merupakan sosok penting bagi klub Portugal tersebut pada musim lalu dan juga tampil mengesankan di ajang Liga Champions UEFA. Dengan kemampuan teknis yang dimilikinya, ia diyakini mampu beradaptasi dengan baik di Liga Premier Inggris dan berpotensi menjadi pemain penting bagi Manchester United musim depan.
Kontrak sang bek diketahui memiliki klausul pelepasan senilai €80 juta, dan Sporting CP harus bersikap realistis dalam menetapkan harga agar kesepakatan dapat tercapai. Manchester United tampaknya tidak akan bersedia membayar €80 juta hanya untuk seorang bek kiri. Tidak diragukan lagi bahwa ia adalah pemain berkualitas, namun masih harus dilihat apakah kedua klub dapat mencapai kesepakatan dengan nilai yang wajar.
Bagi pemain internasional Uruguay tersebut, kesempatan untuk bermain bagi Manchester United tentu sangat menarik. Ini akan menjadi langkah besar dalam kariernya serta kesempatan untuk menguji kemampuan di kompetisi Inggris. Dengan berada di puncak kariernya, saat ini mungkin waktu yang tepat baginya untuk mencari tantangan baru.
Selama turnamen Piala Dunia berlangsung, sang bek telah mencatatkan dua gol dan satu assist, dan kabarnya juga masuk dalam radar klub lain seperti Chelsea serta Tottenham Hotspur. Kini tinggal menunggu ke mana akhirnya ia akan berlabuh.