TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sebanyak 23 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya diprediksi akan diguyur hujan ringan pada hari ini, Minggu (28/6/2026).
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada hari ini didominasi hujan ringan.
Sementara itu, suhu udara di Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 77 hingga 96 persen, sehingga udara diperkirakan terasa cukup lembap.
Dengan kondisi tersebut, warga diharapkan tetap berhati-hati, terutama saat berkendara karena jalanan berpotensi licin akibat hujan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi genangan air di sejumlah titik apabila hujan turun dengan intensitas lebih tinggi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli–September 2026. Kondisi ini harus mulai diantisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan ketersediaan air, kondisi kesehatan, serta kebutuhan multisektor yang terdampak dapat terkendali.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, memaparkan, puncak kemarau pada Juli mencakup 83 Zona Musim (ZOM) atau 12,26 persen luas daratan Indonesia. Sedangkan, puncak kemarau terjadi di 369 ZOM (48,84 persen luas daratan) pada Agustus dan 169 ZOM (25,41 persen luas daratan) pada September.
“Wilayah yang diprediksi mengalami puncak kemarau pada Juli 2026 meliputi sebagian Sumatra, sebagian kecil Kalimantan dan Jawa, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian Tengah, dan Papua bagian timur,” papar Faisal.(*)