TRIBUNNEWS.COM - Timnas Inggris telah memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menuntaskan fase grup dengan hasil meyakinkan.
Kini, perhatian The Three Lions beralih kepada calon lawan yang akan mereka hadapi di fase gugur, dengan sejumlah skenario masih mungkin terjadi.
Tim asuhan Thomas Tuchel mengakhiri penyisihan Grup L dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Pada laga terakhir hari Minggu (28/6/2026) pagi WIB, Inggris sukses mengalahkan Panama 2-0 sehingga mengamankan posisi mereka di klasemen teratas Grup L dan memastikan tiket ke babak 32 besar.
Inggris sendiri menang dijagokan oleh beberapa pihak untuk menjuarai turnamen ini seperti yang diutarakan oleh Wakil Ketua Oranje Indoneisa, Arnan Binafsihi.
"Kalau untuk kandidat juara memang enggak akan jauh-jauh dari Top 10-nya FIFA, ada Prancis, Inggris, Portugal, Brasil ya termasuk, juara bertahan Argentina, ada Belgia juga, termasuk juga Belanda sama Jerman," kata Arnan Binafsihi, saat berbincang di Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews, Karanganyar, Jawa Tengah.
Berdasarkan perkembangan klasemen sementara, Inggris saat ini diproyeksikan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup E, H, I, J, atau K pada babak 32 besar.
Sementara Senegal terdepan menjadi lawan Inggris pada babak 32 besar.
Wakil Afrika tersebut tampil impresif setelah menutup fase Grup I dengan kemenangan telak 5-0 atas Irak, hasil yang sekaligus membuat mereka finis di posisi ketiga dengan mengoleksi tiga poin.
Apabila skenario tersebut bertahan hingga seluruh pertandingan fase grup selesai, Senegal diperkirakan akan menjadi lawan terberat Inggris sejauh ini di Piala Dunia 2026.
Juara Piala Afrika itu menunjukkan performa yang konsisten sepanjang fase grup dan menjadi salah satu tim paling produktif di turnamen.
Baca juga: Kutukan Dukun Ghana Hilang, Harry Kane Bawa Inggris Gulung Panama 2-0
Meski demikian, peluang perubahan lawan masih terbuka.
Hasil pertandingan Grup K antara Republik Demokratik Kongo dan Uzbekistan berpotensi mengubah peta babak gugur.
Jika DR Kongo mampu mengalahkan Uzbekistan, mereka berpeluang menghadapi juara Grup L, sehingga lawan Inggris otomatis ikut berubah.
Persaingan di Grup J juga masih menjadi faktor penentu. Aljazair dan Austria sama-sama mengoleksi tiga poin dan akan saling berhadapan pada laga terakhir.
Hasil pertandingan tersebut akan memengaruhi susunan bagan fase gugur serta distribusi tim yang lolos sebagai juara maupun runner-up grup.
Kesimpulannya, Inggris akan menghadapi tim peringkat ketiga dari salah satu Grup I/J/K di babak 32 besar.
Saat ini, berikut adalah tim-tim yang berpotensi menghadapi Three Lions:
Sebelumnya, Inggris sempat berpeluang bertemu Portugal di babak 32 besar. Namun, The Three Lions berhasil menghindari skenario tersebut setelah finis sebagai juara Grup L.
Apabila Inggris mengakhiri fase grup sebagai runner-up, jalur yang mereka tempuh tentu akan berbeda.
Meski demikian, peluang bertemu Portugal masih tetap terbuka dengan skenario lain.
Inggris berpotensi menghadapi Cristiano Ronaldo dan kolega di babak 32 besar, dengan catatan RD Kongo meraih kemenangan besar atas Uzbekistan dengan selisih enam gol atau lebih.
Ditambah Portugal wajib kalah kontra Kolombia. Dengan begitu akan membuat Ronaldo cs akan finis di posisi ketiga Grup K.
Selain potensi lawan Inggris, sejumlah pertandingan babak 32 besar juga mulai terkonfirmasi seiring rampungnya fase grup.
Salah satu laga yang sudah dipastikan mempertemukan tuan rumah Kanada dengan Afrika Selatan di Stadion Los Angeles.
Meski begitu, bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 masih berpotensi berubah karena masih ada beberapa pertandingan fase grup yang belum selesai dimainkan.
Inggris pun harus menunggu hasil akhir dari grup-grup tersebut untuk mengetahui secara pasti siapa lawan pertama mereka di fase gugur.
(Tribunnews.com/Ali)