TRIBUNSUMSEL.COM -- Sempat viral dan diisukan sebagai seorang pejabat, identitas pria berinisial FP (38) yang tega menganiaya seorang caddy golf di Tangerang akhirnya terungka, yang sekaligus meluruskan status asli sang pelaku.
Adapun FP ternyata bekerja sebagai penjual mobil bekas dan bukan pejabat.
Fakta tersebut disampaikan Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota AKP Suwito melansir dari Tribunjakarta.com.
"Pelaku hanya jual mobil second. Iya wiraswasta, rumahnya juga biasa kok," kata Suwito, Sabtu (27/6/2026).
Suwito mengakui kasus penganiayaan ini menjadi atensi setelah beredar kabar yang menyebutkan bahwa pelaku merupakan seorang pejabat.
"Iya (infonya) sempat ada pejabat publik, anggota dewan kan gitu. Makanya pimpinan kami jadi atensi gitu. Saya diperintahin cari sampai dapat, pas udah ketemu ternyata wiraswasta," ujar Suwito.
"Ya mungkin waktu main sombong kali, suka cerita saya ini gini-gini, bisa saja kan ketemu bos-bos," imbuh dia.
Adapun FP diringkus Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota di Kota Bandar Lampung pada Jumat (26/6/2026).
"Penangkapan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB di kediaman tersangka di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung," kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan.
Setelah ditangkap, pelaku langaung dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan.
Berdasarkan hasil penyidikan dan gelar perkara, polisi kini telah menetapkan FP sebagai tersangka.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan dipicu persoalan kecemburuan," ungkap Iwan.
Ia menuturkan, FP sempat meminta seorang marshall golf berinisial VD untuk membeli makanan dan minuman. Saat itu FP mengucapkan kalimat yang dinilai menggoda VD.
"Tersangka meminta seorang marshall lapangan golf berinisial VD membelikan minuman dan mengucapkan kalimat 'terima kasih adikku sayang'," tutur Kasi Humas.
Korban yang mendengar ucapan tersebut merasa cemburu karena selama ini dialah yang melayani pelaku ketika bermain golf.
"Korban kemudian tersulut emosi hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan," ujar Iwan.
Beredar di media sosial video dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria ke seorang caddy atau pendamping pemain golf.
Dalam video yang beredar, caddy tersebut diseret dari golf cart hingga terjatuh ke jalan.
Kemudian korban ditendang oleh pelaku hingga akhirnya ia bangkit dan naik kembali ke golf cart.
Dari kejadian itu, korban mengalami luka-luka.
Pengacara Hotman Paris Hutapea turut mengunggah video tersebut di akun Instagram @hotmanparisofficial.
"Jika cewek ini mau, ayoo datangi Hotman 911! Ayok kita sikat secara hukum. Cewek ini cuma kerja nyambung hidup," tulis Hotman di video tersebut dikutip Tribunsumsel.com, Jumat (26/6/2026).
Dalam keterangan video pula, Hotman meminta ke relawan mencari tahu siapa laki-laki di dalam video itu.
"Ayokk relawan cari siapa laki ini? Bawa ceweknya ke Hotman 911," tulisnya.
(*)