TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tim Nasional Argentina sukses menutup babak penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna.
Sang juara bertahan berhasil menumbangkan Yordania dengan skor meyakinkan 3-1 pada laga yang digelar di Dallas.
Kemenangan ini memantapkan posisi La Albiceleste di puncak klasemen akhir Grup J dengan raihan 9 poin sempurna dari tiga pertandingan.
Di babak 32 besar nanti, Argentina dijadwalkan akan melakoni laga hidup-mati melawan Tanjung Verde di Miami pada hari Jumat mendatang.
Pertandingan ini kembali menjadi panggung kehebatan sang megabintang sekaligus pemilik nomor punggung 10 legendaris, Lionel Messi.
Meski tidak turun sejak menit awal demi rotasi pemain yang dilakukan pelatih Lionel Scaloni, kehadiran Messi di babak kedua langsung menyihir para penonton, termasuk pencinta bola di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Romy, seorang warga Pontianak, mengaku kehabisan kata-kata melihat magis yang ditunjukkan oleh kapten Argentina tersebut.
• Aljazair dan Austria Cetak Sejarah Lolos Dramatis, Warga Pontianak: Ini Laga Paling Seru!
"Saya sampai tidak tahu mau berkata apa tentang Messi. Sepanjang pertandingan saya hanya fokus ke Messi. Meskipun sempat dicadangkan dan baru masuk di babak kedua, dia langsung mampu membuat gol dengan tendangan bebas yang luar biasa di menit ke-80," ungkap Romy kepada Tribun Pontianak, Minggu 28 Juni 2026.
"Gol itu sekaligus menjadikan dirinya sebagai top skor sementara Piala Dunia 2026 saat ini. Benar-benar keren dan luar biasa!" tambah Romy penuh kekaguman.
Berdasarkan data infografis resmi, Argentina tampil sangat dominan di semua lini sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.
Skuad asuhan Lionel Scaloni mencatatkan 70 persen penguasaan bola, memaksa Yordania hanya bermain bertahan dengan 30 % penguasaan bola.
Berikut adalah rincian lengkap statistik pertandingan
Tembakan: Yordania 5 - 13 Argentina
Tembakan ke Arah Gawang: Yordania 1 - 5 Argentina
Penguasaan Bola: Yordania 30 % - 70 % Argentina
Operan: Yordania 273 - 779 Argentina
Akurasi Operan: Yordania 81 % - 93 % Argentina
Pelanggaran: Yordania 12 - 7 Argentina
Kartu Kuning: Yordania 3 - 0 Argentina
Kartu Merah: Yordania 0 - 0 Argentina
Offside: Yordania 1 - 3 Argentina
Tendangan Sudut: Yordania 2 - 6 Argentina
Aliran bola dari kaki ke kaki pemain Argentina juga berjalan sangat rapi dengan menorehkan total 779 operan dengan tingkat akurasi mencapai 93 % , berbanding terbalik dengan Yordania yang hanya melepaskan 273 operan.
Argentina sejatinya sudah unggul dua gol di babak pertama. Gelandang Giovani Lo Celso membuka keran gol pada menit ke-19 lewat eksekusi tendangan bebas akurat.
Atas performa apiknya, Lo Celso dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Man of the Match).
Memasuki menit ke-31, Lautaro Martinez menggandakan keunggulan melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Yordania sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-55.
Memanfaatkan umpan silang dari Ehsan Haddad, Mousa Altamari berhasil menjebol gawang Argentina lewat penyelesaian akhir yang tenang.
Namun, masuknya Lionel Messi setelah laga berjalan satu jam langsung merestorasi dominasi sang juara bertahan.
Melalui skema tendangan bebas melesat tajam pada menit ke-80, Messi mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1.
Gol tersebut merupakan gol keenam Messi di ajang Piala Dunia 2026, memposisikan dirinya memimpin dengan selisih dua gol di depan deretan penyerang top dunia seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Vinicius Junior, dan Erling Haaland dalam perburuan gelar Sepatu Emas.
Selain itu, gol ini menorehkan rekor bersejarah baru di mana Lionel Messi sukses membobol gawang lawan dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut.
Menariknya, laga ini juga mencatatkan momen langka karena untuk pertama kalinya sejak 30 Juni 2006, Argentina menurunkan susunan pemain awal tanpa kehadiran Messi di turnamen Piala Dunia. (*)