Desain dan Spesifikasi Jembatan Tanah Kering Banyuasin, Butuhkan Anggaran Rp60 Miliar
Slamet Teguh June 28, 2026 05:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN – Pembangunan duplikat Jembatan Tanah Kering yang menghubungkan Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, membutuhkan anggaran sebesar Rp60 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banyuasin, Ir. Eddy Sarwono, ST., M.Si., MT., IPM., ASEAN Eng mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan rangka jembatan, badan jembatan hingga lantai cor beton.

Berdasarkan desain yang diperoleh Tribunsumsel.com, duplikat Jembatan Tanah Kering akan sepenuhnya menggunakan rangka baja sebagai struktur utama penopang jembatan.

Selain itu, bagian pembatas di atas jembatan juga akan menggunakan rangka baja.

Sementara pada bagian lantai, jembatan akan dibangun menggunakan cor beton sehingga mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas angkut yang lebih berat.

Dengan demikian, kendaraan tidak lagi harus melintas secara bergantian seperti yang terjadi di Jembatan Tanah Kering lama.

"Pembangunan duplikat Jembatan Tanah Kering membutuhkan anggaran Rp60 miliar untuk membuat rangka, badan jembatan hingga lantai cor beton. Anggaran tersebut berasal dari dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus dari Gubernur Sumatera Selatan," ujar Eddy.

Baca juga: Hubungkan Pulau Rimau-Selat Penuguan, Jembatan Tanah Kering Banyuasin 3 Minggu Lagi Selesai

Ia menjelaskan, Dinas PUPR Banyuasin telah mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk melanjutkan pembangunan jembatan yang menjadi urat nadi penghubung dua kecamatan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan baru dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

"Mudah-mudahan anggaran dapat segera turun sehingga pembangunan Jembatan Tanah Kering bisa kembali dilaksanakan," harapnya.

Sementara itu, masyarakat di Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Selat Penuguan berharap pembangunan duplikat Jembatan Tanah Kering dapat segera direalisasikan. Pasalnya, jembatan yang saat ini digunakan kembali mengalami kerusakan meski sebelumnya telah diperbaiki.

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.