WARTAKOTALIVE COM, JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah melayani 23,3 juta nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di seluruh Indonesia.
Mayoritas nasabah merupakan perempuan prasejahtera yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.
PNM menyatakan keberhasilannya tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan nasabah.
Melalui pembiayaan yang disertai pendampingan usaha dan penguatan karakter, perusahaan berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Berdasarkan kajian independen INDEKSTAT pada 2025, pendapatan bersih nasabah meningkat dari rata-rata Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau naik sekitar Rp875 ribu.
Kajian tersebut juga mencatat kemampuan pengembangan usaha nasabah meningkat hampir 29 persen.
Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan pembiayaan yang diberikan harus mampu meningkatkan kualitas hidup nasabah dan keluarganya.
"Setiap pembiayaan yang diberikan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup nasabah dan keluarganya. Karena itu kami tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai sahabat pemberdayaan yang mendampingi perempuan prasejahtera untuk tumbuh, berdaya, dan memiliki masa depan yang lebih baik," ujar Kindaris melalui keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).
Saat ini PNM melayani nasabah di 36 provinsi melalui 58 kantor cabang dan lebih dari 4.000 unit layanan Mekaar.
Operasional tersebut didukung lebih dari 43 ribu Account Officer yang mendampingi nasabah secara langsung hingga tingkat akar rumput.
PNM menyebut sebagian besar nasabahnya berasal dari kelompok unbankable dan unfeasible yang sebelumnya belum memiliki akses terhadap layanan keuangan formal maupun teknologi digital.
Karena itu, perusahaan mengedepankan pemberdayaan secara inklusif melalui pembiayaan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha, kepercayaan diri, dan ketahanan ekonomi keluarga.
Ke depan, PNM berkomitmen memperluas dampak program pemberdayaan agar semakin banyak perempuan prasejahtera mampu mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.