Wisata Ekstrem Batu Rafting di Kota Batu, Rasakan Sensasi Petualangan bak Lintasi Hutan Belantara
Eko Darmoko June 28, 2026 05:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Di Kota Batu, Jawa Timur, tak hanya menawarkan beragam tempat wisata syahdu, tapi juga menantang dan menguji keberanian.

Seperti halnya wisata Batu Rafting yang ada di Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kota Batu, Jawa Timur.

Di sana, memberikan pengalaman memacu adrenalin bagi pengunjung dengan aksi basah-basahan lewat olahraga sekaligus wisata arum jeram.

Selain itu, juga menyuguhi pengalaman menjelajah hutan belantara yang membuat pengunjung terkesima.

Menariknya, di wisata Batu Rafting ini pengunjung akan diajak melintasi alam melewati sungai dengan dihibur kicauan burung liar dan alam yang hijau.

Tak hanya itu, melewati rute dengan panjang sekitar 12 kilometer, pengunjung juga akan diajak menjelajah melewati sebanyak 33 jeram maskot yang membuat adrenalin meningkat, juga basah-basahan karena cipratan air sungai yang dingin dari perpaduan Sungai Brantas dan Kali Lanang.

Baca juga: Aturan Baru Jeep Wisata Bromo Segera Terbit, Rest Area Penyelamat Rem Blong di Sukapura Resmi Dibuka

“Jadi rute rafting kami start dari Dusun Klerek tepatnya di bawah DAM Klerek dan finish di bawahnya Gunung Wukir."

"Dengan lama perjalanan sekitar 2,5-3 jam pengarungan."

"Nanti setelah finis akan diangkut kembali menggunakan mobil pikap kembali ke base camp Batu Rafting,” kata Penasihat Batu Rafting, Saifudin kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (28/6/2026).

“Total ada 33 jeram maskot di rute kami ini."

"Banyak spot aliran air yang deras dan menurun, ada kelokan batu hingga air terjun yang membuat wisatawan fresh dan terhibur,” tambahnya.

Untuk pengamanan, pengelola memastikan keselamatan wisatawan menjadi faktor utama.

Selain dilengkapi helm dan pelampung selama pengarungan, sebelum pengarungan pengunjung diberikan panduan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) arung jeram.

“Untuk pemandu kami sudah tersertifikasi."

"Jadi masing-masing perahu berisi lima orang, yang terdiri dari empat pengunjung dan satu pemandu bersertifikat, serta ada tim rescue yang bersiap,” ujarnya.

Tidak hanya itu, di Batu Rafting juga ada tim pantau yang khusus memantau terkait cuaca.

Jika dirasa cuaca hujan dan tidak aman, maka pengarungan akan dibatalkan demi keamanan.

“Istimewanya rafting di sini memiliki panorama pemandangan yang eksotis, sampai-sampai wisatawan tidak sadar kalau lagi di Kota Batu karena begitu pengarungan seperti di tengah hutan belantara."

"Tidak ketemu rumah penduduk, tidak ada orang buang air dan sebagainya, karena posisinya di jurang sekitar 100 meter dari Klerek, jadi posisinya di bawah tebing,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Batu itu.

Wisatawan asal Sidoarjo, Farrel Ilyas mengaku, mendapat pengalaman mengarungi sungai yang tak akan pernah ia lupakan.

Menurutnya di Batu Rafting ini memiliki rute yang lebih panjang dibanding beberapa wisata rafting lainnya di Malang Raya.

“Di sini perjalanan arum jeram sekitar 2,5 jam lebih tidak terasa karena seru banget."

"Apalagi kalau wisata air seperti ini pasti tidak terasa tiba-tiba selesai."

"Tapi jujur, bagus banget pemandangannya, di bawah jurang dan ada tebing-tebing jadi bagus untuk foto,” terang Farrel.

Farrel mengatakan ia memilih berwisata arum jeram karena ingin mencari suasana baru yang dapat memacu adrenalin.

“Cari yang alam dan yang lebih menantang saja. Karena kalau main roller coaster itu sudah sering,” pungkasnya.

Untuk menikmati wisata ekstrem Batu Rafting ini masing-masing pengunjung dibandrol dengan harga tiket Rp 215.000, dengan minimal empat orang. Dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 08.00 - 14.00 WIB (jam pengarungan terakhir).

Baca juga: Metamorfosis Peternakan Sapi Perah Jadi Destinasi Wisata Edukasi di Kepanjen Kabupaten Malang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.