GeRAK Minta Kapolres Baru Aceh Tenggara Fokus Berantas Korupsi
Mawaddatul Husna June 28, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani SHI meminta Kapolres Aceh Tenggara yang baru AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo dapat memberantas kasus-kasus dugaan korupsi di kabupaten setempat.

Antaranya kasus-kasus yang dilaporkan oleh masyarakat maupun LSM seperti anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Dana Desa (DD).

"Penanganan kasus korupsi di Aceh Tenggara harus menjadi prioritas utama bagi Kapolres Aceh Tenggara yang baru AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo.

Kita yakin dan percaya dibawah kepimpinan AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo kasus-kasus korupsi yang terjadi di Aceh Tenggara akan dapat dituntaskan.

Hal ini juga penting dalam mendukung ASTA CITA Presiden Prabowo Republik Indonesia," kata Askhalani kepada TribunGayo.com, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, saat ini di media sosial (Medsos) cukup banyak persoalan yang mencuat dan menjadi sorotan publik.

Seperti program pemberantasan narkoba di pedesaan yang dialokasikan dari Dana Desa (DD) mulai Rp 15 juta hingga 25 juta  per desa.

Namun kasus narkoba masih marak terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

Artinya, anggaran DD ini menjadi sorotan, karena adanya dugaan terindikasi program"titipan" sehingga harus dilakukan penyelidikan terhadap mekanisme proses anggaran.

"GeRAK Aceh percaya dan yakin dibawah kepimpinan AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo akan mampu menuntaskan kasus -kasus korupsi dan kasus lainnya di Aceh Tenggara," kata Askhalani.

Seperti diketahui Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri dimutasi menjadi Kapolres Bireuen.

Sementara itu, posisi Kapolres Aceh Tenggara diisi oleh AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo SH SIK CPHR CBA yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpol Airud Polda Aceh.

Mutasi itu tertulis dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1340/IV/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026. (*)

Baca juga: Lagi, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik Rp 5.000 per Kilogram

Baca juga: Anggota DPR RI Minta 100 Hari Kerja Kapolres Aceh Tenggara yang Baru Tangkap Bandar Narkoba

Baca juga: AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo Resmi Jabat Kapolres Aceh Tenggara, Ini Harapan LSM dan Ormas Pemuda

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.