TRIBUNNEWS.COM - Babak grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan daftar negara yang lolos ke babak 32 besar akhirnya telah lengkap tersusun, Minggu (28/6/2026).
Bagi Asia, fase tersebut meninggalkan perasaan campur aduk setelah mayoritas wakilnya harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Dari sembilan delegasi Asia yang tampil di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang berhasil mengamankan tempat di fase gugur.
Fakta tersebut membuat Samurai Biru dan Socceroos menjadi penyelamat wajah Asia pada Piala Dunia 2026.
Menariknya, keberhasilan dua negara tersebut sejatinya sudah sempat diprediksi sejak sebelum turnamen berlangsung.
Football Enthusiast, Bayu Ajianto, sebelumnya menilai Jepang dan Australia memang memiliki karakter yang paling siap ketika menjadi pembicara dalam Podcast Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah.
"Jepang tuh udah bisa disebut tim yang naik kelas. Sedangkan Australia tuh tipe tim yang bisa menghukum siapa pun, jadi jangan diremehkan," kata Bayu Ajianto.
Ucapan tersebut kini menjadi kenyataan setelah Jepang dan Australia berhasil menjaga eksistensi Asia di babak 32 besar.
Sementara negara-negara lain seperti Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, Qatar, Irak, Yordania, hingga Uzbekistan harus pulang lebih cepat.
Laporan Xinhua yang dikutip South Korea News menyebut Jepang tampil sebagai wakil Asia paling impresif sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
Tim asuhan Hajime Moriyasu tersebut berhasil finis sebagai runner-up Grup F tanpa menelan satu pun kekalahan.
Jepang tercatat mampu melewati hadangan Belanda, Tunisia, dan Swedia dengan koleksi tujuh gol dari tiga pertandingan.
Jumlah tersebut menjadi catatan gol terbanyak Jepang dalam satu edisi Piala Dunia.
Baca juga: Nasib Tragis Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Park Ji-sung Sebut Kesalahan Lama Terulang Lagi
Hasil imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir grup memastikan langkah Samurai Biru menuju babak 32 besar.
Di fase berikutnya, Jepang sudah ditunggu tantangan besar berupa pertemuan melawan Brasil.
"Kami percaya memiliki peluang untuk menang dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi," ujar Hajime Moriyasu.
Australia juga berhasil menjaga asa Asia setelah finis sebagai runner-up Grup D di bawah Amerika Serikat.
Tim asuhan Tony Popovic mengoleksi empat poin hasil kemenangan atas Turkiye dan hasil imbang melawan Paraguay.
Pencapaian tersebut membuat Socceroos berhak melaju ke babak 32 besar untuk menghadapi Mesir.
Keberhasilan Australia terasa semakin istimewa mengingat mereka sempat dipandang sebelah mata sebelum turnamen dimulai.
Senin, 29 Juni 2026
Pukul 02.00 WIB - Afrika Selatan vs Kanada
Selasa, 30 Juni 2026
Pukul 00.00 WIB - Brasil vs Jepang
Pukul 03.30 WIB - Jerman vs Paraguay
Pukul 08.00 WIB - Belanda vs Maroko
Rabu, 1 Juli 2026
Pukul 00.00 WIB - Pantai Gading vs Norwegia
Pukul 04.00 WIB - Prancis vs Swedia
Pukul 08.00 WIB - Meksiko vs Ekuador
Pukul 23.00 WIB - Inggris vs RD Kongo
Kamis, 2 Juli 2026
Pukul 03.00 WIB - Belgia vs Senegal
Pukul 07.00 WIB - Amerika Serikat vs Bosnia and Herzegovina
Jumat, 3 Juli 2026
Pukul 02.00 WIB - Spanyol vs Austria
Pukul 06.00 WIB - Portugal vs Kroasia
Pukul 10.00 WIB - Swiss vs Aljazair
Sabtu, 4 Juli 2026
Pukul 01.00 WIB - Australia vs Mesir
Pukul 05.00 WIB - Argentina vs Cape Verde
Pukul 08.30 WIB - Kolombia vs Ghana
(Tribunnews.com/Niken)