RESMI Kontrak Baru Adhyaksa Kalteng FC Jelang Super League Bergulir, Penyerang Sayap Tetap
Nia Kurniawan June 28, 2026 09:51 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar bagi bola mania di Kalimantan Tengah. Diketahui, Keputusan Adhyaksa FC menjadikan Kalimantan Tengah, sebagai kandang resmi mulai musim 2026/2027 kini tengah jadi perhatian.

Kabar terbaru, pengumuman resmi dari klub kini telah memperpanjang masa bakti seorang penyerang sayap bersama Adhyaksa Kalteng FC untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

Baca juga: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Bereaksi Soal Listrik Padam di Palangka Raya Kalteng

Kepercayaan yang diberikan oleh manajemen Adhyaksa FC tentu bukan tanpa alasan. Berdasarkan data statistik resmi, Rafly Ariyanto menjadi salah satu pilar penting tim sepanjang kompetisi Pergadaian Championship musim 2025/26.

Rafly tercatat tampil sebanyak 20 pertandingan bersama klub sepanjang musim. Aspek penyerangan, Rafly berhasil membukukan total 3 gol untuk Adhyaksa FC. 

Ia juga tercatat melepaskan 23 kali tembakan ke gawang lawan, dengan 9 di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Tidak hanya tajam di lini depan, kontribusinya dalam kerja sama tim juga terbilang apik dengan sumbangan 3 assist serta mencatatkan 127 umpan sukses dari total 178 percobaan yang dilakukannya. Sementara dari sisi bertahan, ia juga ikut membantu tim dengan menorehkan total 7 kali tekel bersih.

Reaksi Gubernur Kalteng

Hadirnya Adhyaksa Kalteng FC, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, kerja sama yang terjalin tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Sebelumnya, Adhyaksa FC resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemprov Kalteng, usai penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Aula Isen Mulang, Senin (22/6/2026) malam. 

Melalui kerja sama tersebut, klub yang saat ini berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, berkomitmen menjadikan Kalimantan Tengah sebagai home base mulai musim kompetisi 2026/2027 dan seterusnya. 

Menanggapi berbagai pandangan yang muncul, Agustiar mengatakan kehadiran klub sepak bola profesional di Kalimantan Tengah, tidak semata-mata dilihat dari sisi bisnis, tetapi juga sebagai sarana pemersatu masyarakat. 

"Itu sebenarnya kalau kita pikirkan enggak bisa, karena tidak ada orang yang mau mengeluarkan dompetnya sendiri, intinya kan itu," kata Agustiar saat pertemuan bersama Cipayung Plus Kalteng, Kamis (25/6/2026). 

Menurutnya, sepak bola memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat dan mampu menjadi wadah yang menyatukan berbagai kalangan. 

"Kami ini hanya mendatangkan itu. Bagaimana kami lihat kan bola ini adalah salah satu alat pemersatu yang animonya banyak. Terlepas pro dan kontra, ya itu wajar lah," ujarnya. 

Agustiar juga menegaskan kerja sama antara Adhyaksa FC dan Pemprov Kalteng tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah. 

Ia menyebut dukungan utama terhadap klub tersebut berasal dari pihak sponsor. 

"Adhyaksa FC bekerja sama dengan Pemprov Kalteng  ini ya kita juga tidak mengeluarkan uang juga. Jadi sponsor utamanya Bank Kalteng," katanya. 

Dengan kerja sama tersebut, Kalimantan Tengah berpeluang menjadi salah satu daerah yang memiliki wakil di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia.  

Selain diharapkan mampu meningkatkan gairah olahraga, kehadiran Adhyaksa FC juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap promosi daerah dan pergerakan ekonomi masyarakat.  

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng, Romy Hidayat mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung langkah Pemprov bekerjasama dengan Adhyaksa FC. 

Pasalnya, Adhyaksa FC yang bakal bermarkas di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya itu, baru saja promosi ke liga kasta teratas Indonesia. 

"KONI Kalteng mendukung langkah Pemprov dan dijarapkan dengan hadirnya Adhyaksa fc di Kalteng dapat mendorong kemajuan oalhraha khususnya sepakbola," ujar Rahmat kepada TribunKalteng.com, Rabu (24/6/2026). 

Rahmat juga berharao putra daerah Kalteng bisa dilibatkan secara langsung dalam perkembangan Adhyaksa FC. 

"Agar kelak kerjasama ini dapat melahirkan pesepakbola handal dari putra-putra Kalteng," ucapnya. 

Diketahui sebelumnya, Adhyaksa FC resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemprov Kalteng sebagai bagian dari upaya membangun dan mengembangkan ekosistem sepak bola di Bumi Tambun Bungai pada Senin (22/6/2026). 

Melalui kerja sama tersebut, Adhyaksa FC berkomitmen menjadikan Kalteng sebagai kandang resmi klub mulai musim 2026/2027 dan seterusnya. 

Tak hanya menghadirkan tim senior, Adhyaksa FC juga akan membawa Elite Pro Academy (EPA) kelompok usia U-16, U-18, dan U-20 ke Kalimantan Tengah. 

Kehadiran EPA diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda daerah untuk dapat bersaing di level nasional melalui kompetisi usia muda yang dikelola secara profesional oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). 

Selain menghadirkan sepak bola profesional di Kalteng, Eko yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-2027 menegaskan, pihaknya siap memberikan masukan kepada Pemprov Kalteng terkait kebutuhan infrastruktur sepak bola di seluruh kabupaten dan kota. 

"Harapannya, gairah sepak bola grassroot semakin berkembang dan melahirkan talenta-talenta terbaik dari daerah ini," katanya. 

Profil Adhyaksa FC

Sebelumnya dikenal sebagai Farmel FC adalah klub sepak bola profesional Indonesia yang dimiliki dan dinaungi oleh Kejaksaan Republik Indonesia. 

Bermarkas di Banten International Stadium, klub ini mencetak pencapaian luar biasa dengan promosi ke kasta tertinggi Liga Super Indonesia.

Nama Lengkap: Adhyaksa Football Club Banten

Julukan: Sang Jaksa

Tanggal Berdiri: 20 Januari 2020

Pemilik: Kejaksaan Republik IndonesiaKandang 

(Homebase): Banten International Stadium (Kabupaten Serang)

Liga Saat Ini: Super League Indonesia (promosi dari Liga 2)

Presiden Klub: Didominasi oleh perwakilan korps kejaksaan, sementara manajer tim saat ini dijabat oleh Henry Arfianto

Pelatih Kepala: Ade Suhendra

Perjalanan dan Prestasi

Klub ini memulai perjalanan dari kompetisi amatir Liga 3 dan berhasil menjuarai Liga 3 Nasional pada musim 2023/2024.

Setelah sukses promosi dan berkompetisi di Liga 2 pada musim 2024/2025 di bawah arahan pelatih Ade Suhendra, Adhyaksa FC sukses menembus papan atas dan memastikan tiket promosi ke Liga Super Indonesia untuk musim depan.

Maskot dan Filosofi

Maskot resmi klub adalah burung Rajawali, yang diambil untuk merepresentasikan nilai-nilai doktrin Tri Krama Adhyaksa (Satya, Adhi, Wicaksana) yang dipegang teguh oleh Korps Kejaksaan:

Satya (Kesetiaan): Dilambangkan dengan sifat rajawali yang setia dan jujur.

Adhi (Keberanian): Keberanian menghadapi rintangan.

Wicaksana (Keadilan/Kebijaksanaan): Penglihatan yang tajam dan teliti. (Tribunkalteng.com)

(tribunkalteng.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.