TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Difabel Great Camp (DGC) 2026 kembali digelar untuk ketiga kalinya pada 25-26 Juli 2026 di Taman Ahmad Yani, Kota Medan.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang didominasi peserta dari Sumatera Utara, tahun ini panitia menargetkan keikutsertaan penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia.
Inisiator Difabel Great Camp sekaligus Ketua Sharaswaty Indonesia dan Founder Rumah Difabel Sharaswaty, Sri Dewi Natadiningrat, mengatakan, promosi kegiatan tahun ini dilakukan secara nasional sehingga diharapkan mampu menjangkau peserta dari berbagai provinsi.
“Penyelenggaraan ketiga di tahun 2026 ini, target peserta bukan hanya se-Sumut, tapi dari seluruh wilayah Indonesia. Mengingat promonya kita jalani secara nasional,” ujarnya.
Sri Dewi menjelaskan, Difabel Great Camp merupakan program tahunan yang mengusung tema ‘Bersama Kita Hebat’.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk perkemahan inklusif yang bertujuan menciptakan ruang aman, ramah, dan menyenangkan bagi penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, berbagi pengalaman, serta membangun jejaring pertemanan.
Menurutnya, kegiatan itu diharapkan menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat bahwa setiap individu memiliki potensi yang patut dihargai. Selain itu, peserta juga didorong memiliki kemampuan mengarahkan dan memotivasi diri untuk mencapai tujuan, baik dalam kehidupan pribadi mau pun profesional.
Dukungan terhadap penyelenggaraan DGC 2026 juga datang dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Medan sebagai mitra kegiatan.
Wakil Ketua Bidang Pemuda, Perempuan, dan Disabilitas Kwarcab Kota Medan, Devita Mesayu, mengatakan, gerakan Pramuka memiliki komitmen terhadap pendidikan karakter yang inklusif.
“Pramuka adalah gerakan pendidikan karakter yang inklusif dan humanis. Kasih sayang sesama manusia, rela menolong, dan tabah adalah landasan moral bagi kami untuk membersamai kegiatan DGC 2026 ini sebagai wujud nyata bahwa Pramuka untuk semua. Difabel Great, Pramuka Hebat,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Khusus DGC 2026, Giwen Salim, menyebut, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kepercayaan diri, kemandirian, kepemimpinan, kreativitas, dan semangat kebersamaan peserta melalui perkemahan yang inklusif dan ramah disabilitas.
“Memimpin diri sendiri adalah fondasi untuk memimpin orang lain. Dengan memiliki kemampuan yang kuat, maka kita akan lebih siap untuk memimpin dan menginspirasi orang lain serta saling menghebatkan,” ujarnya.
Giwen optimistis penyelenggaraan tahun ketiga akan berlangsung lebih baik berbekal pengalaman dari dua pelaksanaan sebelumnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang ingin mengetahui informasi mau pun menjalin kerja sama terkait Difabel Great Camp 2026 dapat menghubungi panitia melalui akun Instagram resmi Sharaswaty Indonesia atau sekretariat Rumah Difabel Sharaswaty di Jalan Beringin Nomor 75, Helvetia, Medan.