MQ Iswara Selangkah Lagi Pimpin IKA Unpad Pengprov Jawa Barat
Machmud Mubarok June 28, 2026 11:19 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, resmi menjadi calon tunggal Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Jawa Barat setelah mendapat dukungan bulat dalam Musyawarah IKA Unpad Jabar yang digelar di Hotel Savoy Homann, Bandung, Sabtu (28/6/2026).

Kesepakatan tersebut lahir dari forum yang diikuti perwakilan Pengurus Kota (Pengkot), Pengurus Kabupaten (Pengkab), serta berbagai ikatan alumni fakultas di lingkungan Universitas Padjadjaran.

Dengan ditetapkannya sebagai calon tunggal, MQ Iswara selangkah lagi akan memimpin IKA Unpad Jawa Barat setelah hasil musyawarah disampaikan kepada Pengurus Pusat IKA Unpad untuk mendapatkan pengukuhan.

Forum musyawarah tersebut sekaligus menjadi momentum pembentukan resmi Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat sebagai wadah konsolidasi alumni di tingkat provinsi.

Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi (KKADA) Universitas Padjadjaran, Dr. Prita Amalia, SH, MH, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru dan berharap organisasi alumni mampu memperkuat kolaborasi antara alumni dan kampus.

Baca juga: Ikatan Alumni Unpad Semprot Susi Pudjiastuti yang DInilai Rendahkan Guru Besar, Polemik KJA Memanas

Musyawarah ini juga diramaikan oleh kehadiran sejumlah tokoh alumni Unpad terkemuka yang berdomisili di Jawa Barat, antara lain M. Arsjad Effendy (Eks VP SDM Pertamedika), M. Bayu Wardiansah (Kepala Bidang Keuangan Perumda Pasar Kota Bandung), Ikhsan Tanuwijaya (Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia/APPI Jabar), Adang M. Tsaury (Wakil Ketua III Baznas Kota Bandung), (Rudi Rubijaya (Direktur Landreform Direktorat Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN), serta serta Guruh Muamar Khadafi (Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Kepresidenan).

"Hari ini para alumni sepakat mengusulkan saya sebagai calon tunggal Ketua IKA Unpad Pengprov Jawa Barat. Insya allah pekan depan akan dilakukan penetapan resmi melalui Musprov sekaligus pelantikan yang rencananya dihadiri langsung Ketua Umum IKA Unpad, Ferry Juliantono," ujar Iswara di Bandung, Sabtu (27/6/2026).

Iswara menjelaskan, pembentukan Pengprov Jawa Barat merupakan amanat organisasi sebagaimana tertuang dalam AD/ART IKA Unpad Pasal 10 ayat 4 yang mengatur keberadaan kepengurusan di tingkat provinsi.

Menurutnya, meski menjadi daerah asal Universitas Padjadjaran sekaligus memiliki jumlah alumni terbesar, Jawa Barat justru selama ini belum memiliki kepengurusan tingkat provinsi. Kondisi itu membuat Jawa Barat tertinggal dibandingkan sejumlah daerah lain yang telah lebih dulu membentuk Pengprov, seperti Kalimantan Timur, Bali, dan Banten.

"Teman-teman melihat pembentukan Pengprov ini sangat mendesak karena merupakan amanat AD/ART. Apalagi jumlah alumni Unpad di Jawa Barat sangat besar," katanya.

Ia optimistis kehadiran Pengprov akan memperkuat pelaksanaan berbagai program organisasi di daerah sekaligus menjadi mitra strategis Pengurus Pusat dalam menjalankan agenda-agenda IKA Unpad.

"Kalau program-program di Jawa Barat berjalan dengan baik, tentu akan sangat membantu keberhasilan program Pengurus Pusat IKA Unpad," ucapnya.

Ke depan, Iswara menegaskan kepengurusan IKA Unpad Pengprov Jawa Barat akan memprioritaskan penguatan komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi antarsesama alumni. Setelah itu, organisasi diarahkan untuk memberikan kontribusi bagi almamater, masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Kami ingin menjaga komunikasi dan saling mendukung antarsesama alumni. Setelah itu memberikan kontribusi bagi kampus, masyarakat, mendukung program Gubernur Jawa Barat menuju Jabar Istimewa, serta ikut menyukseskan program Pemerintah Pusat menuju Indonesia Maju," ujarnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, IKA Unpad Jawa Barat diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mensinergikan potensi ribuan alumni yang tersebar di wilayah Jawa Barat demi kemajuan almamater, masyarakat, dan pembangunan daerah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.